Senin, 08 Jun 2026 03:09 WIB

Perjalanan Khusus Melalui Kereta Api Bisa Dilakukan Selama Larangan Mudik

Aktivitas di stasiun kereta api (Foto: Dok. jatimnow.com)
Aktivitas di stasiun kereta api (Foto: Dok. jatimnow.com)

jatimnow.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) kembali membuka jasa perjalanan bagi masyarakat saat larangan mudik 6 hingga 17 Mei 2021 diterapkan. Namun layanan ini untuk penumpang dengan keperluan mendesak.

Bagi penumpang dengan aktivitas kerja diwajibkan membawa print out surat izin perjalanan tertulis, yang dilengkapi tanda tangan basah atau elektronik dari pimpinan perusahaan.

Baca Juga: Libur Panjang, Penumpang Commuter Line Wilayah 8 Surabaya Tembus 253 Ribu Orang

Bagi pegawai instansi pemerintahan seperti ASN, BUMN, BUMD, TNI maupun Polri, syaratnya wajib memiliki print out surat izin perjalanan tertulis yang dilengkapi tanda tangan basah atau elektronik pejabat setingkat eselon 2, serta identitas diri calon pelaku perjalanan.

Sedangkan bagi pekerja sektor informal dan masyarakat umum nonpekerja, wajib melampirkan print out surat izin perjalanan tertulis yang dilengkapi tanda tangan basah atau elektronik dari kepala desa atau lurah setempat.

"Surat izin perjalanan tertulis bagi pelaku perjalanan mendesak untuk kepentingan nonmudik berlaku secara individual, untuk satu kali perjalanan pergi-pulang. Serta bersifat wajib bagi pelaku perjalanan yang berusia 17 tahun ke atas," ujar Humas PT KAI Daop 8, Luqman Arif, Selasa (4/5/2021).

Menurut Luqman, selain persyaratan surat izin perjalanan tertulis, para penumpang juga tetap diwajibkan membawa surat bukti nonreaktif rapid test antigen ataupun GeNose C19 yang diambil dalam kurun waktu 24 jam pemeriksaan.

Pihaknya telah menyiapkan petugas untuk melakukan verifikasi terhadap berkas calon penumpang saat boarding di stasiun. Jika tidak lengkap terpaksa harus kembali.

Baca Juga: WNA Penumpang Kereta Api Alami Peningkatan di Daop 9 Jember

"Kami menjamin proses verifikasi berkas-berkas syarat perjalanan kereta api jarak jauh dilakukan dengan teliti, cermat dan tegas. Karena kita mendukung kebijakan pemerintah agar masyarakat tidak mudik," tegas Luqman.

Dalam hal ini, KAI mengoperasikan 9 kereta api jarak jauh. Pembelian tiket bisa dilakukan melalui aplikasi KAI Access, web KAI, aplikasi mitra resmi KAI dan khusus pembelian tiket di loket stasiun dilayani penjualan langsung 3 jam sebelum keberangkatan.

Sedangkan untuk perjalanan kereta api lokal, terdapat empat kereta api yang dioperasikan, di mana batas terakhir operasi keberangkatan dari stasiun maksimal pukul 20.00 Wib.

Baca Juga: Daop 9 Resmi Operasikan KA Sangkuriang Rute Banyuwangi-Bandung

"Jumlah kereta api yang kami operasikan memang hanya terbatas untuk mengakomodir pelaku perjalanan dengan keperluan mendesak untuk kepentingan nonmudik. KAI tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat sesuai aturan dan hanya menjual tiket sebanyak 70 persen dari kapasitas tempat duduk yang tersedia," jelasnya.

Luqman menyebut, kelonggaran bagi pengguna jasa kereta api kali ini mengacu pada Surat Edaran (SE) Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021 dan Surat Direktur Jenderal Perkeretaapian Nomor HK.701/1/10/DJKA/2021 pada 30 April 2021 tentang perjalanan mendesak untuk kepentingan nonmudik.

"KAI menjalankan kereta api jarak jauh pada periode tersebut bukan untuk melayani masyarakat yang ingin mudik Lebaran. Kami mematuhi aturan dan kebijakan dari pemerintah bahwa mudik tetap dilarang," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.