Minggu, 07 Jun 2026 07:29 WIB

Ramadan Berbagi

Mbah Sulasih, Asa dan Langkahnya yang Tak Pernah Lelah

Mbah Sulasih saat keliling berjualan (Foto-foto: Fajar Mujianto/jatimnow.com)
Mbah Sulasih saat keliling berjualan (Foto-foto: Fajar Mujianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Tidak ada kata menyerah bagi Muntia Sulasih dalam menjalani hidup. Nenek 84 tahun itu tetap semangat berjualan keliling kampung meski usianya sudah senja.

Perempuan yang sudah menjanda 35 tahun setelah suaminya meninggal itu sehari-hari tinggal di Kelurahan Pacar Keling Gang 3, Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Di bulan ramadan seperti sekarang, Mbah Sih yang seorang muslim tetap semangat berpuasa. Menjelang berbuka, dia mendorong kereta bayi yang telah dimodifikasi secara sederhana untuk berjualan jajanan tradisional, mulai talas, ubi, ketan dan jajanan tradisional lainnya.

"Sadean niki nek tigang tahun nggeh enten, lek sien-sien nggeh getuk, nggeh sembarang kalir. (Jualan ini sudah sekitar tiga tahun. Kalau dulu jualan getuk dan lain-lain)," tutur Mbah Sih saat ditemui jatimnow.com, Senin (26/4/2021).

Mbah Sulasih saat melayani pembeliMbah Sulasih saat melayani pembeli

Selama bulan puasa setiap tahunnya, Mbah Sih berjualan pada sore hari mulai pukul 15.00 Wib. Dari rumahnya ia berjalan mengelilingi kampung, menawarkan jajanan hingga Stasiun Gubeng, Surabaya.

Dari rumahnya, kemudian berkeliling, rata-rata Mbah Sih berjalan sekitar 10 kilometer, meski tubuhnya tak lagi tegak. Setiap harinya, dia hanya mendapat Rp 70 hingga 80 ribu rupiah, itu pun jika dagangannya habis.

"Nggeh biasae injing nek mboten poso, biasa e nggeh sampek stasiun niku. (Biasanya kalau tidak puasa ya pagi, jualan sampai Stasiun Gubeng)," tambahnya.

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

Mbah Sih mengaku bahwa sempat mandek berjualan karena tidak lagi memiliki modal. Untuk membantu asa Mbah Sih agar tetap bisa berjulan, kali ini tim jatimnow.com menyalurkan bantuan berupa uang dari Ketua DPC PDIP Kota Surabaya yang juga Ketua DPRD Surabaya, Adi Sutarwijono.

"Nggeh bondone telas ngoten nggeh mandek. (Kalau modalnya habis, sehingga berhenti jualan)," katanya.

Tim jatimnow.com saat menyalurkan bantuan uang dari Ketua DPC PDIP Surabaya Adi Sutarwijono kepada Mbah SulasihTim jatimnow.com saat menyalurkan bantuan uang dari Ketua DPC PDIP Surabaya Adi Sutarwijono kepada Mbah Sulasih

Mbah Sih telah dikaruniai dua orang putra yang masing-masing telah memberikan dia cucu.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Putu tigo, buyut setunggal (cucu tiga, cicit satu)," terangnya.

Kedua putranya saat ini masih satu rumah dengannya. Meski demikian, Mbah Sih tidak ingin merepotkan anak-anaknya, sehingga tetap berjualan setiap hari untuk mencari pendapatan sendiri.

"Pados kiambak, masak kiambak. (Cari uang sendiri, ya masak sendiri)," tandasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.