Minggu, 26 Jul 2026 18:34 WIB

Bangkitan Ekonomi Warga, Pengurus RT di Gresik Lengkapi Fasum dengan Kafe

Suasana Kedai 7 yang berlokasi di Fasum Jalan Sampit GKB Gresik
Suasana Kedai 7 yang berlokasi di Fasum Jalan Sampit GKB Gresik

jatimnow.com - Pengurus RT 7 RW 10 Perum GKB Sukomulyo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik punya cara kreatif untuk meningkatkan perekonomian warganya di tengah Pandemi Covid-19.

Berdasarkan kesepakat warga, para pengurus RT membuat badan usaha dengan mendirikan sebuah kafe di area fasilitas umum (fasum) yang dilengkapi pendopo, taman, kolam ikan serta toilet yang terbuat dari bekas kontainer.

Baca Juga: Demam Piala Dunia 2026 Warnai MPLS di SMP Muhammadiyah 12 Gresik Kota Baru

Ketua RT 7, Rizal Vitradiansyah mengatakan, gagasan memiliki badan usaha sebenarnya sudah lama. Hanya saja gagasan itu baru bisa direalisasikan dua bulan lalu dengan mendirikan kafe bernama Kedai 7 yang berlokasi di taman Jalan Sampit GKB, tepatnya di belakang kantor Bank BCA.

Rizal menjelaskan bahwa tujuan utama berdirinya kafe itu untuk membantu warganya agar mendapat penghasilan tambahan dengan menitipkan aneka macam makanan dan minuman untuk dijual kepada para pengunjung kafe.

"Makanan dan minuman yang dijual Kedai 7 memang produksi warga sendiri. Ada aneka nasi bungkus, mie, kue dan kripik, minuman kesehatan dan sebagainya," ungkap Rizal kepada jatimnow.com, Jumat (9/4/2021).

Baca Juga: Gandeng Akademisi, PLN Edukasi Petani Gresik Gunakan Teknologi Sensor Pertanian

Penanggungjawab Kedai 7 Adjib Waluyo mengaku optimis bahwa badan usaha milik warganya ini akan berkembang di kemudian hari. Faktor lokasi cukup strategis yakni berdekatan dengan perkantoran dan pertokoan GKB serta dekat jalan utama, menjadi modal bagus.

"Kami buka pagi sampai malam. Kalau siang pengunjung kebanyakan pekerja kantor dan pertokoan dekat sini. Seringnya mereka ke sini untuk meeting atau membahas pekerjaan kantor dengan suasana yang serius tapi santai. Apalagi semboyan Kedai 7 ini kan ngopi santai harga damai," jelas Adjib.

Baca Juga: Tercebur Sumur 15 Meter, Kakek 98 Tahun di Kedamean Gresik Ditemukan Tewas

Sementara Lahiq Masyhud, bendahara kafe menambahkan, setelah berjalan dua bulan, Kedai 7 sudah mendapat laba. Meski belum terlalu besar, tapi laba itu sudah cukup lumayan untuk mengawali sebuah usaha.

"Laba itu nantinya digunakan untuk menambah modal, perbaikan penerangan jalan warga, perbaikan taman dan sebagainya," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.