Selasa, 28 Jul 2026 05:39 WIB

Pecatan Sales HP Alih Profesi Jadi Kurir Narkoba

Pecatan sales HP yang menjadi kurir narkoba diamankan di Mapolrestabes Surabaya
Pecatan sales HP yang menjadi kurir narkoba diamankan di Mapolrestabes Surabaya

jatimnow.com - Beralih bingung lantaran di-PHK di masa pandemi, Syamsul Arifin (SA), mantan sales handphone (HP) asal Surabaya nekat menjadi kurir narkoba. Pria 25 tahun itu kini ditangkap polisi.

Warga Jalan Dupak Jaya, Surabaya itu ditangkap Unit II Satresnarkoba Polrestabes Surabaya di sebuah rumah di Jalan Petemon, Surabaya, yang biasa digunakan sebagai safe house.

Baca Juga: Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Dalam penangkapan itu, Kanit Idik II Satresnarkoba Polrestabes Surabaya, Iptu Danang Abriyanto dan timnya melakukan penggeledahan dan menemukan sabu dengan berat 28 gram, 179 butir pil ekstasi warna hijau dengan berat keseluruhan 23,10 gram.

"Kami lakukan upaya paksa terhadap tersangka SA pada Jumat, 19 Februari 2021 sekira pukul 07.30 Wib di dalam rumah kos Petemon, Surabaya," jelas Danang, Jumat (26/2/2021).

Danang menambahkan, peran pelaku ini mengambil serta mengirimkan sabu dan ekstasi dengan cara ranjau di wilayah Sawahan, Surabaya sesuai perintah bandar berinisial Z yang saat ini masih mendekam di salah satu lapas di Jatim.

"Saat dilakukkan interogasi, tersangka SA mengaku mendapatkan perintah dari Z yang diduga berada di salah satu lapas di Jawa Timur," tambah Danang.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Awalnya, SA mendapatkan 200 butir pil yang diduga ekstasi dengan cara diranjau pada Senin, 1 Februari 2021 di bawah pohon tepi Jalan Raya Desa Wonokerto, Kabupaten Mojokerto.

Sedangkan untuk narkotika jenis sabu sebanyak 100 gram, didapatkan juga ranjauan pada Kamis, 18 Februari 2021 di bawah pohon depan sebuah toko di Manukan Dalam, Surabaya.

"Tersangka ini sudah empat kali berkerja sama dengan Z, menerima dan mengambil barang ranjauan," tandas Alumni Akpol Tahun 2013.

Baca Juga: Kurir Sabu 5,4 Kg Diringkus BNN Jatim di Bangkalan

Sementara SA mengakui jika saat itu memang sedang butuh pekerjaan setelah ia dipecat dari pekerjaannya karena Pandemi Covid-19.

"Saya ditawari oleh Z, karena saya tidak kerjaan dan butuh uang, akhirnya mau saja. Kenal dengan Z sejak kecil, teman kampung dan main sejak kecil," ungkap SA.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.

Panitia Muktamar NU Mulai Susun Cetak Biru Persiapan di Tambakberas Jombang

Panitia Muktamar Ke-35 NU mulai menyusun blueprint persiapan dari akomodasi, lokasi sidang hingga pengamanan di Tambakberas, Jombang.