Minggu, 26 Jul 2026 07:07 WIB

Ritual Uang Gaib itu Bersajen Sate Ayam

  • Penulis :
  • | Jumat, 12 Feb 2021 16:01 WIB
Ilustrasi/ jatimnow.com
Ilustrasi/ jatimnow.com

jatimnow.com - Ritual dana gaib yang ditawarkan melalui SMS hanyalah modus untuk meraup uang korbannya. Sebenarnya seperti apakah ritual uang gaib itu?

Reporter iatimnow.com pernah mencoba mengikuti proses ritual untuk menarik uang dan emas secara gaib beberapa tahun lalu.

Baca Juga: IASC Selamatkan Rp674 M Dana Korban Penipuan, OJK Perkuat Perlindungan Konsumen

Baca juga: 

Saat itu sekitar tahun 2015. Proses penarikan dana gaib pada pukul 01.00 Wib itu berlangsung di sebuah kebun bambu di pekarangan milik salah satu warga di Sidoarjo.

Waktu itu reporter media ini ingin membuktikan apakah penarikan uang gaib itu nyata atau tidak. Ritual itu wajib diikuti oleh orang yang membutuhkan uang.

Yang dipersiapkan ada wakul (tempat nasi dari anyaman bambu) dan kain putih (mori) untuk menutup wakul.

Wakul dalam keadaan kosong lantas ditutup kain putih. Kemudian seseorang membawanya ke kebun bambu. Doa-doa dibacakan.

Di sekitar waktu itu terdapat sejumlah sesajen. Sesajen itu agak unik, berupa sate ayam dan roti.

"Mbahnya (sang penunggu) mintanya sate ayam," kata salah satu tokoh yang memimpin ritual kepada rombongan yang diikuti jatimnow.com. Saat itu rombongan ada sekitar 5 orang.

Baca Juga: Diduga Lakukan Penggelapan, Mantan Calon Bupati Tulungagung Diadukan Polisi

Setelah beberapa saat, pohon bambu di sekitar wakul bergoyang dan terdengar seperti suara benda jatuh.

Oh ya, wakul itu tidak boleh ditunggui tapi harus berjarak beberapa meter.

"Kita di depan saja," kata sang tokoh.

Tidak berapa lama, bakul yang tertutup kain putih itu diambil dan dibawa ke tempat yang terang. Setelah dibuka, wakul itu berisi daun bambu.

Menurut salah satu tokoh yang ikut ritual bahwa jeda waktu pengambilan wakul itu terlalu lama sehingga tidak berisi uang.

Baca Juga: Ngaku ASN Pemprov Jatim, 2 Pria Tipu Pelaku UMKM di Malang Lewat Modus Koperasi Fiktif

"Coba tadi langsung diambil uang pasti berisi," kata sang tokoh saat itu.

Selain itu, reporter jatimnow.com juga pernah ingin membuktikan ritual penarikan emas atau perhiasan secara gaib.

Warga yang ingin mendapatkan emas atau perhiasan secara gaib diharuskan melakukan penggalian tanah, seperti sumur tapi kecil. Lubang yang digali itu dengan kedalaman sekitar 70 sentimeter.

Nantinya emas atau perhiasan yang berasal dari dimensi lain itu akan masuk ke lubang.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.