Selasa, 09 Jun 2026 16:03 WIB

Ritual Uang Gaib itu Bersajen Sate Ayam

  • Penulis :
  • | Jumat, 12 Feb 2021 16:01 WIB
Ilustrasi/ jatimnow.com
Ilustrasi/ jatimnow.com

jatimnow.com - Ritual dana gaib yang ditawarkan melalui SMS hanyalah modus untuk meraup uang korbannya. Sebenarnya seperti apakah ritual uang gaib itu?

Reporter iatimnow.com pernah mencoba mengikuti proses ritual untuk menarik uang dan emas secara gaib beberapa tahun lalu.

Baca Juga: Sindikat Mobil Bodong dan STNK Palsu Jaringan Pasuruan-Surabaya Dibongkar

Baca juga: 

Saat itu sekitar tahun 2015. Proses penarikan dana gaib pada pukul 01.00 Wib itu berlangsung di sebuah kebun bambu di pekarangan milik salah satu warga di Sidoarjo.

Waktu itu reporter media ini ingin membuktikan apakah penarikan uang gaib itu nyata atau tidak. Ritual itu wajib diikuti oleh orang yang membutuhkan uang.

Yang dipersiapkan ada wakul (tempat nasi dari anyaman bambu) dan kain putih (mori) untuk menutup wakul.

Wakul dalam keadaan kosong lantas ditutup kain putih. Kemudian seseorang membawanya ke kebun bambu. Doa-doa dibacakan.

Di sekitar waktu itu terdapat sejumlah sesajen. Sesajen itu agak unik, berupa sate ayam dan roti.

"Mbahnya (sang penunggu) mintanya sate ayam," kata salah satu tokoh yang memimpin ritual kepada rombongan yang diikuti jatimnow.com. Saat itu rombongan ada sekitar 5 orang.

Baca Juga: Akal Bulus Komplotan Penipu di Gresik Bikin Sales Susu UHT Asal Kediri Rugi Puluhan Juta

Setelah beberapa saat, pohon bambu di sekitar wakul bergoyang dan terdengar seperti suara benda jatuh.

Oh ya, wakul itu tidak boleh ditunggui tapi harus berjarak beberapa meter.

"Kita di depan saja," kata sang tokoh.

Tidak berapa lama, bakul yang tertutup kain putih itu diambil dan dibawa ke tempat yang terang. Setelah dibuka, wakul itu berisi daun bambu.

Menurut salah satu tokoh yang ikut ritual bahwa jeda waktu pengambilan wakul itu terlalu lama sehingga tidak berisi uang.

Baca Juga: Pria Sidoarjo Beli Motor Ninja di Jember Diduga Pakai Uang Mainan

"Coba tadi langsung diambil uang pasti berisi," kata sang tokoh saat itu.

Selain itu, reporter jatimnow.com juga pernah ingin membuktikan ritual penarikan emas atau perhiasan secara gaib.

Warga yang ingin mendapatkan emas atau perhiasan secara gaib diharuskan melakukan penggalian tanah, seperti sumur tapi kecil. Lubang yang digali itu dengan kedalaman sekitar 70 sentimeter.

Nantinya emas atau perhiasan yang berasal dari dimensi lain itu akan masuk ke lubang.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.