Selasa, 09 Jun 2026 19:05 WIB

Jadi Korban Ledakan Bom, 7 Polisi Naik Pangkat

  • Penulis :
  • | Kamis, 31 Mei 2018 22:38 WIB
Bripka Rendra Agus Hardiyanto (duduk di kursi roda) anggota Polrestabes Surabaya menjadi Aipda./Foto: Narendra Bakrie
Bripka Rendra Agus Hardiyanto (duduk di kursi roda) anggota Polrestabes Surabaya menjadi Aipda./Foto: Narendra Bakrie

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

jatimnow.com - Dalam safari ramadan ke Polrestabes Surabaya, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memberikan penghargaan kepada 7 anggota polisi di Surabaya yang menjadi korban ledakan bom di gereja maupun Mapolrestabes Surabaya. 
 
Penghargaan itu berupa kenaikan pangkat luar biasa (KPLB). 7 anggota polisi yang mendapat penghargaan kenaikan pangkat satu tingkat itu diantaranya, 5 anggota Polrestabes Surabaya dan 2 anggota Polsek Gubeng.
 
"Benar, ada 7 anggota yang menerima penghargaan dari Bapak Kapolri dan Bapak Panglima TNI," kata Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya, AKP Cinthya Dewi Ariesta, Kamis (31/5/2018) malam. 
 
Namun, salah satu anggota Polsek Gubeng yaitu Aiptu Akhmad Nurhadi tidak dapat hadir karena masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit RSU dr Soetomo Surabaya.
 
Nurhadi menjalani perawatan setelah tubuhnya terhempas dan terkena serpihan akibat ledakan bom di Gereja Santa Maria Tak Bercela, Jalan Ngagel Madya Surabaya, Minggu (13/5/2018). 
 
Sedangkan salah satu anggota Polrestabes Surabaya yaitu Bripka Rendra Agus Hardiyanto terpaksa di tandu dengan kursi roda. Sebab kakinya yang terkena ledakan bom masih belum sembuh total, begitu pula dengan tangannya yang terkena serpihan ledakan bom. 
 
Bripka Rendra Agus Hardiyanto sendiri merupakan Banit Dalmas Sat Sabhara Polrestabes Surabaya yang menghadang laju dua motor milik keluarga teroris yang meledakkan diri di pintu penjagaan Mapolrestabes Surabaya, Senin (14/5/2018) lalu. Tubuh Rendra terhempas dan terkena serpihan ledakan bom. 
 
Berikut daftar anggota polisi di Surabaya yang menerima penghargaan kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) dari Kapolri dan Panglima TNI : 
 
1. Aiptu Akhmad Nurhadi (Banit Sabhara Polsek Gubeng) - menjadi Ipda
2. Aiptu Junaidi (PS. Kanit II Unit Sabhara Polsek Gubeng) - menjadi Ipda
3. Bripka Rendra Agus Hardiyanto (Banit Dalmas Sat Sabhara Polrestabes Surabaya) - menjadi Aipda
4. Bripda Akhmad Muaffan Alaufa (Banit Dalmas Sat Sabhara Polrestabes Surabaya) - menjadi Briptu
5. Bripda Andik Fendi Putra (Banit Dalmas Sat Sabhara Polrestabes Surabaya) - menjadi Briptu
6. Briptu Dimas Indra Safianto (Banit Dalmas Sat Sabhara Polrestabes Surabaya) - menjadi Brigadir
7. Aipda Umar Sholeh,S.H (Banit Provost Sie Propam Polrestabes Surabaya) - menjadi Aiptu
 
Reporter: Narendra Bakrie
Editor: Erwin Yohanes
Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.