Selasa, 09 Jun 2026 01:00 WIB

Pascabom di Surabaya

Risma Libatkan Bumantik untuk Cegah Terorisme

  • Penulis :
  • | Rabu, 30 Mei 2018 15:18 WIB
Wali Kota Risma saat memberikan pengarahan kepada Bumantik di Graha Sawunggaling.
Wali Kota Risma saat memberikan pengarahan kepada Bumantik di Graha Sawunggaling.

jatimnow.com - Pemerintah Kota Surabaya terus bergerak mencegah hal-hal yang tidak diinginkan di Kota Surabaya, termasuk terorisme dan radikalisme. Kali ini, Pemkot Surabaya mengumpulkan semua Ibu Pemantau Jentik (Bumantik) di Gedung  Sawunggaling, Surabaya, Rabu (30/5/2018).

Pada kesempatan itu, Wali Kota Risma menjelaskan alasan mengumpulkan Bumantik karena sebelumnya bertemu dengan Ketua RT/RW. Mereka mengusulkan untuk melibatkan Bumantik dalam mencegah bahaya terorisme di Kota Surabaya.

Baca Juga: Armuji Ditunjuk Jadi Wali Kota Surabaya Sementara

“Panjenengan tidak harus seperti densus, saya minta menjadi mata untuk mencegah terorisme. Ini penting karena kalau bergandeng tangan, saya yakin itu bisa dicegah,” kata Wali Kota Risma dalam sambutannya.

Menurut Wali Kota Risma, polisi di Kota Surabaya hanya sekitar 3 ribuan personil, tentara 600 personil dan pegawai Pemkot Surabaya semuanya sekitar 4 ribuan, sedangkan penduduk Surabaya berjumlah 3,3 juta.

Oleh karena itu, butuh peran dan dukungan dari semua pihak untuk mencegah bahaya terorisme itu.

“Jadi, bukan hanya tangan, kaki dan pikiran, tapi mata dan mulut juga bisa berkontribusi. Kalau Bumantik ini bisa diperankan betul, maka saya yakin bisa menjadi informan pertama dalam pencegahan terorisme karena bisa masuk ke rumah-rumah warga. Jadi, saya minta tolong jadi informan, itu tok wes,” kata dia.

Wali Kota Risma menjelaskan, ketika Bumantik masuk ke rumah-rumah warga untuk memeriksa jentik-jentik nyamuk di kamar mandi, maka tidak ada salahnya melirik-lirik isi rumah itu.

Salah satu contohnya apabila di dalam rumah itu tidak ada kompornya, kemungkinan jika itu teroris maka sengaja tidak membawa bahan-bahan yang panas ke dalam rumahnya supaya bahan peledak yang telah dipersiapkan tidak meledak di dalam rumahnya.

“Pokoknya, kalau ada sesuatu yang mencurigakan ketika masuk ke dalam rumah warga, maka itu harus dilaporkan kepada Pak RT. Yang paling penting laporannya itu adalah alamat rumah warga itu,” ujarnya.

Setelah laporan kepada Ketua RT, maka tugas Bumantik sudah selesai. Selanjutnya, tinggal Ketua RT akan melaporkan kepada jajaran Pemkot Surabaya melalui aplikasi Sipandu. “Hal ini penting karena ini musuh bersama,” tegasnya.

Baca Juga: Foto: Parade Bunga dan Spot Light Surabaya Vaganza 2026

Selain itu, apabila Bumantik menemukan rumah warga yang ketika diketuk pintunya tidak boleh masuk atau ketika diketok pintunya tidak keluar-keluar rumah, maka hal itu juga perlu dilaporkan kepada Ketua RT.

“Tolong dilaporkan supaya kami tahu, karena kalau tidak tahu, kami sulit untuk mendeteksinya, terutama di perumahan-perumahan,” imbuhnya.

Wali Kota perempuan pertama di Kota Surabaya itu menjelaskan bahwa semua pontensi di Kota Surabaya dikerahkan untuk mencegah bahaya terorisme, mulai dari RT/RW/Kepala Sekolah, takmir masjid, guru agama dan berbagai element lainnya.

“Habis ini saya masih berencana untuk mengumpulkan para rektor-rektor,” katanya.

Semua elemen itu, kata dia, sama-sama diajak untuk melakukan deteksi dini pencegahan terorisme di Kota Surabaya. Hal ini sangat penting karena dia tidak ingin kejadian serupa terjadi di Surabaya, sehingga Wali Kota Risma berkali-kali meminta toloong kepada Bumantik untuk memberikan informasikan hal-hal yang mencurigakan.

Baca Juga: Semarak Surabaya Vaganza 2026

“Semakin banyak informasi yang kami dapatkan, maka semakin bagus pula bagi kami untuk mengantisipasinya,” pungkasnya.

 

Reporter/editor: Arif Ardianto

 

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.