Selasa, 28 Jul 2026 04:52 WIB

Pilwali Surabaya 2020

Direktur Media Machfud Arifin-Mujiaman Kenang Gus Amik

Gus Amik (kanan) bersama KH Said Aqil dalam sebuah kesempatan (Foto: Dok. jatimnow.com)
Gus Amik (kanan) bersama KH Said Aqil dalam sebuah kesempatan (Foto: Dok. jatimnow.com)

jatimnow.com - Kabar duka menyelimuti Tim Pemenangan Pasangan Calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Surabaya, Machfud Arifin-Mujiaman (MAJU). Ketua tim pemenangan paslon nomor urut 02, KH Miratul Mukminin tutup usia.

Pria yang akrab disapa Gus Amik itu dinyatakan meninggal dunia pada Minggu (13/12/2020) malam di Rumah Sakit Mitra Keluarga Satelit Darmo, Surabaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Juru Bicara Tim Pemenangan Paslon MAJU, Imam Syafii mengaku belum tahu pasti penyakit Gus Amik. Namun Gus Amik sudah sepekan lebih menjalani perawatan intensif di rumah sakit tersebut.

"Saya belum sempat menanyakan Gus Amik sakit apa. Karena semua anggota tim konsentrasi tanggal 9 saat coblosan," ujar Imam, Senin (14/12/2020).

Yang diketahui Imam adalah Gus Amik tidak ikut mendampingi Machfud Arifin-Mujiaman saat debat publik terakhir.

"Dalam dua kali debat sebelumnya Gus Amik selalu ikut," ungkap Imam.

Imam yang sudah lama kenal dekat dengan Gus Amik tidak akan pernah melupakan pesan pengasuh Pesantren Sabilil Muttaqin (PSM) Takeran Magetan itu.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Baca juga:  Ketua Tim Pemenangan Machfud Arifin-Mujiaman, Gus Amik Meninggal Dunia

Menurut Imam, Gus Amik selalu berpesan agar Tim Media MAJU yang dipimpin Imam tidak menggunakan cara-cara tidak baik untuk memenangkan Machfud Arifin-Mujiaman.

"Tim media tidak boleh sekalipun menyebarkan informasi bohong dan fitnah," ujar Imam menirukan pesan Gus Amik.

Yang selalu ditekankan Gus Amik ke tim adalah, pemimpin yang baik akan lahir dari proses dan cara yang baik pula.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Kata beliau, pemimpin yang terpilih dari proses yang baik, InsyaAllah akan menjadi pemimpin yang baik pula," tambah mantan direktur salah satu stasiun televisi di Surabaya ini.

Anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya ini juga menyampaikan bahwa jenazah Gus Amik langsung dibawa ke PSM Takeran Magetan. Koordinator Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) pada Pemilu 2019 itu dimakamkan di sana.

"Pak MA (Machfud Arifin) akan adakan tahlilan di rumahnya di WR Supratman (Surabaya)," pungkas Imam.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.