Minggu, 26 Jul 2026 08:26 WIB

Pilwali Surabaya 2020

Teror Potongan Kepala Kambing ke Pengawas Pemilu Dikecam

Potongan kepala kambing di rumah Novli Thysen serta kertas bertuliskan pesan khusus
Potongan kepala kambing di rumah Novli Thysen serta kertas bertuliskan pesan khusus

jatimnow.com - Ketua Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Novli Thysen mengecam teror berupa potongan kepala kambing serta pesan surat yang berisi sebagai 'ancaman'.

Meski menjadi korban teror, Novli Thysen tetap kritis dan tidak mundur selangkah pun untuk mengawasi proses Pemilihan Wali Kota Surabaya (Pilwali) 2020.

Baca Juga: Bidpropam Polda Jatim Tes Urine Puluhan Anggota Polres Kediri Kota

Baca juga: Pengawas Pemilu Diteror Potongan Kepala Kambing

"Pada prinsipnya, teror seperti ini sangat menjijikan.Tentu saja sangat disayangkan dalam berdemokrasi. Keterbukaan masyarakat untuk mengawasi, memantau seluruh proses penyelenggaraan pilkada. Namun, katakanlah intimidasi bagi pemantau, karena kapasitas saya sebagai Ketua KIPP," ujar Novli, Senin (7/12/2020).

"Kalau misalkan ini masuk intimidasi kepada pemantau. Lalu kemudian, masyarakat bisa berpartisipasi dalam pemantauan. Jadi saya sangat menyayangkan sekali teror-teror seperti ini," tambahnya.

Novli menegaskan, meskipun mendapat teror berisi potongan kepala kambing yang kondisinya terlihat lidah menjulur dan telinga kambing sebelah juga terpotong serta selembar kertas bertuliskan 'Kalau Tidak Mau Seperti Ini...Jangan Banyak Bicara, Taman Harmoni 01', ia menyebut dirinya tidak akan mundur selangkah pun.

Baca Juga: Kasus Catatan Sipil Endang Dibuka Lagi, Polda Jatim Gelar Perkara Khusus

"Tidak sedikit pun saya mundur selangkah untuk menjalankan tugas-tugas saya sebagai pemantau pemilu independen," tegasnya.

Dugaan teror atas potongan kepala kambing dan selembar surat di teras rumahnya di kawasan Surabaya barat, Novli akan melakukan pelaporan secara resmi ke kepolisian.

"Saya secara resmi akan melaporkan kejadian ini ke kepolisian untuk ditindaklanjuti," ujar dia sambil menyebut rencananya akan melaporkan ke Polrestabes Surabaya.

Baca Juga: Ayah Hamili Anak Kandung, Wali Kota Surabaya: Saya Harap Dihukum Berat

Sebelumnya, Novli sebagai Ketua KIPP Jatim sangat kritis melaporkan dugaan pelanggaran pemilu.

Seperti melaporkan Tri Rismaharini tentang penyalahgunaan wewenang dan jabatan terkait penggunaan fasilitas Taman Harmoni untuk deklarasi pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Surabaya yang usai mendapatan rekomendasi dari PDI Perjuangan (PDIP), Eri Cahyadi-Armudji (Erji).

Novli juga melaporkan temuan beredarnya 'Surat Bu Risma' ke Bawaslu Jawa Timur.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.