Kamis, 11 Jun 2026 01:02 WIB

Kemendikbud Luncurkan Program Baru SMK Bisa Lanjut D2 Jalur Percepatan

Kemendikbud luncurkan program baru SMK bisa lanjut D2 jalur percepatan
Kemendikbud luncurkan program baru SMK bisa lanjut D2 jalur percepatan

jatimnow.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, meluncurkan Program Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)-Diploma Dua (D2) Jalur Cepat dan Program Peningkatan Prodi Diploma Tiga (D3) menjadi D4.

Kedua program Merdeka Vokasi yang mengusung semangat Merdeka Belajar ini merupakan terobosan Ditjen Pendidikan Vokasi untuk mewujudkan percepatan misi Kemendikbud dalam memperbesar keterserapan lulusan pendidikan vokasi oleh Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).

Baca Juga: Dianiaya Senior, Siswa SMK di Blitar Hidungnya Retak

Peluncuran dilakukan secara virtual di PT INKA Madiun, Jumat (13/11/2020).

Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Wikan Sakarinto mengatakan, terobosan program ini untuk memperbesar keterserapan lulusan pendidikan vokasi oleh DUDI.

"Program SMK-D2 jalur cepat merupakan realisasi skema link and match atau sambung-suai dunia pendidikan dan DUDI. Yakni melibatkan SMK, Pendidikan Tinggi Vokasi (PTV) dan DUDI," jelas Wikan.

Nantinya, gelar D2 peserta didik Program Jalur Cepat SMK-D2 yang telah menjalankan pendidikan di SMK selama tiga tahun, itu sudah termasuk praktik kerja lapangan selama enam bulan.

Siswa dapat secara merdeka memilih dan meneruskan langsung satu setengah tahun pendidikan di PTV. Untuk skemanya, siswa menempuh 6 semester di SMK dan 3 semester menjadi mahasiswa di level pendidikan tinggi.

"Ketika lulus, peserta didik berhak mendapatkan gelar Diploma Dua selain ijazah SMK serta memiliki kompetensi untuk menjadi teknisi atau SDM yang terampil," tegas dia.

Sementara Direktur Pendidikan Tinggi Vokasi dan Profesi Kemendikbud, Beny Bandanadjaja mengungkapkan, program SMK-D2 Jalur Cepat ini merupakan upaya Ditjen Vokasi untuk menyiapkan SDM Unggul dan Andal.

"Ini Program tersebut merupakan pilihan yang dapat diambil untuk dilaksanakan di SMK dan Perguruan Tinggi Vokasi yang telah bermitra dengan DUDI dan bersifat tidak wajib," terang Beny.

Baca Juga: PT Indospring Bersama Rumah Vokasi Gresik Buka Program Guru Sinau Industri

Harapannya, lanjut Beny, bisa menyediakan SDM unggul dalam waktu singkat. Caranya dengan meningkatkan kemampuan (upskilling) dari lulusan SMK.

"Dengan menambah satu setengah tahun, kualifikasinya meningkat jadi D2. Dan harapannya dia dapat pekerjaan dengan penghargaan yang lebih tinggi," ungkapnya.

Direktur Pengembangan PT INKA, Agung Sedaju menyatakan, link and match pendidikan vokasi sangat penting bagi industri. Karenanya INKA mendukung pendidikan vokasi yang diberi nama Institut Manufactur.

"Nanti INKA mengajari semua SMK binaan untuk bisa memproduksi, melakukan manajemen dan menjaga kualitas sama seperti industri. Ketika INKA tidak bisa menyerap tenaga kerjanya, di sisi lain masih bisa menyerap produk yang dihasilkan hingga menjualnya ke partner INKA di luar negeri," urainya.

Menurutnya, dengan begitu tetap menghidupkan industri manufactur di Indonesia. Jika industri manufactur itu tidak tumbuh tidak bisa menyerap lulusan itu.

Baca Juga: 17 Pesantren Terbaik di Jatim Versi Kemendikbud

"Yang jelas, kami membutuhkan lulusan yang siap bekerja dan yang paham baik secara teori maupun praktik langsung," terangnya.

Untuk diketahui, peluncuran dua program Merdeka Vokasi turut dihadiri perwakilan SMK binaan dan Politeknik yang bermitra dengan DUDI serta perwakilan DUDI di antaranya PT INKA, PT PAL, PT Adiluhung Saranasegara Indonesia, Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia.

Pada kesempatan yang sama dilakukan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan Penyerahan Surat Penugasan Program Diploma Dua Jalur Cepat. Di Madiun, Politeknik Negeri membuka program studi D2 jalur cepat yang menekankan pada pembentukan logam dengan sub rumpun ilmu enginering.

Partner SMK yaitu SMK PGRI Mejayan dengan menggandeng DUDI salah satunya PT INKA.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.