Selasa, 28 Jul 2026 01:45 WIB

Pilkada Gresik 2020

Dipantau Bawaslu, Qosim Ceramah Maulid Nabi di Gresik

Qosim saat berikan tausiyah
Qosim saat berikan tausiyah

jatimnow.com - Ratusan jemaah Majelis Haul dan Khidmat Maulid Nabi Muhammad SAW mendengarkan tausyiah dari Calon Bupati (Cabup) Gresik, Mochammad Qosim yang juga seorang pendakwah.

Acara yang juga diawasi sejumlah anggota Bawaslu Kecamatan Kedamean itu, Qosim menyampaikan ceramah tentang keteladanan Nabi Muhammad SAW disertai bacaan salawat di Dusun Lingsir Slempit, Kedamean, Rabu (4/11) malam.

Baca Juga: Maulid Nabi di Pinggir Sungai, Sekolah Anak Sungai Gaungkan Teladan Rasulullah

Haji Abdul Qodir selaku tuan rumah yang punya hajat mengatakan, majelis yang diselenggarakannya dalam rangka kirim doa kepada orang tuanya yang telah berpulang, sekaligus memperingati maulid Nabi Muhammad SAW.

"Kami punya hajat yang sudah lama direncanakan, sekaligus ini khidmah maulid," tuturnya.

Kenapa mengundang Qosim untuk memberikan tausiyah?

Abdul Qodir menjelaskan bila sudah lama mengikuti tausiyah Qosim jauh sebelum tahapan pilkada dimulai.

"Sudah sering beliau ceramah di desa ini, wawasan keilmuan agamanya cukup dalam," jelasnya.

Ibu Masrufah (50) warga Dusun Lingsir, Desa Slempit yang mengikuti pengajian tersebut mengaku terkesan dengan apa yang disampaikan Qosim.

"Beliau memang mubaligh. Sudah sering ceramah di sini di masjid desa sini," terangnya.

Baca Juga: Libur Maulid, KAI Daop 8 Surabaya Tambah KA, Tiket Bisa Dipesan!

Senada Suwoto (54) yang juga warga Lingsir menceritakan apa yang didengar dari ceramah Qosim. Menurutnya pesan teladan yang disampaikan Qosim sangat mudah dipahami dan dipraktekkan.

"Kalau beliau ceramah, apa yang disampaikan bisa mudah dipahami jamaah. Pokoknya enak didengar dan menghibur," ujarnya.

Sementara itu, Ririn (35) yang rumahnya dekat dengan lokasi acara mengatakan bila sudah lama dirinya mengikuti ceramah Qosim via radio.

"Kalau ada jadwal beliau ceramah di radio, saya selalu dengar. Dan baru kali ini bisa ikut pengajian Pak Qosim secara langsung," terangnya.

Baca Juga: Peringati Maulid Nabi, IPPS Gelar Forum Milad Meraih Cinta Rosullah

Tak jauh beda, Ekania (30) dan Kusmiati (35) Warga Desa Sidoraharjo yang bersebelahan dengan Slempit, saat mendengar pengajian Qosim tidak satu pun keduanya mendengar ajakan memilih ataupun kalimat yang berbau kampanye.

"Murni yang disampaikan beliau itu pengajian yang berisi kisah teladan Nabi Muhammad SAW," ungkap keduanya kompak.

Qosim sendiri saat menyampaikan tausiyah berpesan agar jamaah tetap mendoakan orang tua yang telah meninggal, salah satunya melalui majelis haul.

"Salah satu bentuk bakti kita kepada orang tua kita yang telah wafat adalah dengan mendoakan. Salah satunya lewat majelis haul seperti yang diadakan oleh Pak Abdul Qodir," ujarnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.