Selasa, 28 Jul 2026 21:03 WIB

Tiga Pengunggah Video Dua Geng Cewek Tawuran Diamankan

Ketiga pengunggah video yang diamankan
Ketiga pengunggah video yang diamankan

jatimnow.com - Tiga pengunggah video tawuran dua geng pelajar cewek yang viral di beberapa grup media sosial Facebook dan pesan berantai WhatsApp telah diamankan polisi.

Ketiganya yakni DN (19), GF (21), yang berasal dari Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo dan MSM (20) warga Desa Kemantren, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto.

Baca Juga: Telapak Temukan Dugaan Pencemaran Kali Porong Mojokerto, Bakal Lapor Menteri LH

Baca juga: Viral Video Dua Geng Cewek Tawuran Disebut di Mojokerto

Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, video yang sempat viral itu sangat meresahkan masyarakat Kecamatan Bangsal.

"Kami sudah melakukan penelusuran melalui para Bhabinkamtibmas dan rekan camat lokasi di video yang viral itu tidak ditemukan," kata Dony kepada wartawan, Kamis (29/10/2020).

Dony menambahkan, tujuan ketiganya memviralkan hanya ingin menambah jumlah follower di akun media sosial masing-masing.

Baca Juga: Viral Isi BBM Ditolak karena Pajak Mati, Ini Penjelasan Pertamina

"Ini masih dalam tahapan pemeriksaan, kita melakukan preventif justice dan beberapa tindakan yang bersifat untuk pencegahan agar tidak meluas kembali dan rekan-rekan di lapangan juga masih melakukan penyelidikan dimana ini terjadi," terangnya.

"Dari hasil proses pemeriksaan, para adik-adik ini mendapatkan video itu dari rekannya dari WhatsApp. Dari WhatsApp salah satu yang diamankan ada 60 member nomer dari salah satu yang kita amankan," imbuhnya.

Mantan Kapolres Pasuruan Kota ini mempastikan, video yang memperlihatkan beberapa cewek saling jotos hingga sampai ada yang tersungkur ke jalan cor itu tidak terjadi di Bangsal, Kabupaten Mojokerto.

Baca Juga: Viral Video Oknum Anggota Polres Jember Diduga Nyabu, Ini Penjelasan Wakapolres

"Namun, kami sudah bisa jawab di wilayah Bangsal tidak ada, apakah ini di kecamatan lain di luar Mojokerto masih dalam proses pendalaman. Untuk video kami pastikan tidak terjadi di Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto namun ini masih dalam proses pendalaman oleh tim kami," bebernya.

Alumni Akpol 2000 ini berharap, semua orang bijak bermedia sosial dan menyiapkan beberapa nomor untuk melaporkan jika ada hal yang viral.

"Ini menjadi satu pesan bagi masyarakat Mojokerto dan juga mungkin wilayah Jawa Timur bijaklah bermedia sosial. Karena tidak semua kebenaran ada di media sosial, mungkin saja bersifat hoaks atau hanya bersifat untuk memancing kericuhan atau juga memecah belah persatuan dan kesatuan," pungkasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.