Kamis, 23 Jul 2026 09:13 WIB

Pilwali Surabaya 2020

Warga Antusias Lompatan MAJU Siapkan Lapangan Kerja hingga Pembangunan

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Selasa, 20 Okt 2020 09:45 WIB
Machfud Arifin di tengah warga Dukuh Pakis Surabaya
Machfud Arifin di tengah warga Dukuh Pakis Surabaya

jatimnow.com - Warga Dukuh Pakis RW 03, Kecamatan Dukuh Pakis menyambut antusias lompatan yang disiapkan pasangan calon (paslon) Machfud Arifin-Mujiaman Sukirno (MAJU) dalam merealisasikan 'Surabaya Maju Kotane Makmur Wargane'.

Salah satunya menyiapkan 100 ribu lapangan pekerjaan baru bagi warga Surabaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Pasar Turi tidak boleh terus jadi Pasar Turu. Harus dihidupkan kembali bersama seluruh pasar tradisional yang akan kami bangun. Saya siapkan 100 ribu lapangan pekerjaan baru," ungkap Machfud Arifin saat sapa warga Dukuh Pakis RW 03, Senin (19/10/2020) malam.

Tak hanya menyiapkan banyak lapangan pekerjaan baru, namun lompatan lain yang disiapkan Machfud-Mujiaman adalah agresivitas bangun kampung seluruh Surabaya. Setiap RT akan dianggarkan Rp 150 juta per tahun.

Menurut Machfud, Surabaya harus sampai pada next level. Selain menata tengah kota, keberadaan kampung yang selama ini terabaikan harus diprioritaskan.

Menurutnya, Surabaya bukan hanya tengah kota. Sementara banyak warga belum punya hunian layak dan warga di kampung sampai saat ini tidak punya MCK.

Machfud baru sadar, Kota Surabaya tidak seindah yang diceritakan.

"Pemerintah harus hadir untuk bangun kampung-kampung. Ojo dadi wong cilik terus," tekad Machfud yang disambut antusias tepuk tangan warga.

Setiap kali dalam forum kampanye pasangan calon (paslon) nomor urut 2 itu, warga pun kompak melakukan salam dua jari. Bersama-sama mengangkat dua jari mereka.

"Coblos apane?" tanyanya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Coblos brengose," jawab warga serentak.

Program yang disiapkan palson nomor urut 2 di hadapan warga Dukuh Pakis disambut antusias. Mereka merasa mendapat jawaban atas keresahan pemerataan pembangunan.

Apalagi Machfud Arifin juga telah melakukan simulasi anggaran untuk menghitung kebutuhan peningkatan kesejahteraan kader Posyandu, Bumantik, kader lingkugan, maupun kader kampung lainnya.

Insentif mereka setiap kali kegiatan Rp 28 ribu lebih rendah dari Mojokerto yang mencapai Rp 50 ribu.

"Ini langkah kongkrit Pak Machfud memberikan perhatian kepada warga. Warga merindukan perhatian dan kesejahteraan," kata Ketua RW 03 Dukuh Pakis, Jumiyoh.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Kami warga Dukuh Pakis mendukung penuh Pak Machfud Arifin dan Pak Mujiaman untuk memimpin Kota Surabaya. Kami siap memenangkan beliau," tambahnya.

Usai kampanye, Machfud Arifin menjelaskan rincian penyiapan 100 ribu lapangan pekerjaan baru untuk warga Surabaya dan Pasar Turi dengan 10 ribu pedagang akan dihidupkan.

Artinya dua atau tiga lali lipatnya jumlah pedagang adalah pekerja. Kemudian akan dibangun 84 pasar tradisional. Selain itu menciptakan iklim investasi dengan mempermudah perizinan dan usaha para investor.

"Warga Surabaya harus naik level. Saya dan Pak Mujiaman siap untuk itu," tegas mantan Kapolda Jatim tersebut.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.