Selasa, 09 Jun 2026 22:30 WIB

Ini Cara Pengembang Property Bertahan di Tengah Pandemi

Penjelasan pengembangan perumahan bagi pembeli
Penjelasan pengembangan perumahan bagi pembeli

jatimnow.com - Penuhi kebutuhan perumahan dan menurunnya perekonomian di tengah Pandemi Covid-19, PT Bumi Lingga Pertiwi (BLP Property) melakukan berbagai inovasi.

Mereka melaunching Gresik Kota Raya (GKR), sebuah kawasan perumahan seluas 130 hektar di wilayah Gresik Utara, tepatnya di Kecamatan Bungah dan membidik segmen kaum milenial atau keluarga muda.

Baca Juga: Kampung SIBA KLASIK Gresik Terapkan Kurban Minim Sampah

Pengembangan GKR ini tak luput dari tingginya kebutuhan perumahan bagi kaum milenial atau keluarga muda. Salah satu pemicu tingginya kebutuhan perumahan adalah banyaknya perusahaan di Gresik yang memiliki ribuan karyawan atau pegawai yang berusia produktif.

Manager marketing BLP Property, Ahmad Zainul Arief mengatakan salah satu pertimbangan membuka GKR karena di lokasi itu telah berkembang pesat sejak dibukanya Pelabuhan JIIPE (Java Integrated Industrial and Port Estate).

Menurut rencana di area dekat JIIPE juga akan dibangun exit tol yang menghubungkan Krian, Legundi, Bunder dan Manyar.

"Keunggulan kawasan ini adalah lokasinya strategis karena hanya berjarak 25 menit dari Gresik Kota Baru (GKB) yang kini telah berkembang menjadi salah satu kawasan moderen," kata Zainul Arief, Senin (14/9/2020).

Konsultan marketing BLP Property, Eko Sumargo mengatakan kawasan GKR terdiri dari 3 sektor yakni sektor barat dengan luas 100 hektar.

Baca Juga: JIIPE Peduli Bagikan Puluhan Hewan Kurban ke Masyarakat Gresik

Sedang sektor utara dan timur masing-masing seluas 15 hektar dengan jumlah hunian sebanyak 367 unit rumah dengan type 36/72 dan tipe 30/60.

"Konsep GKR ini adalah Rumah Pantas, yakni pantas harga dan pantas kualitasnya. Pantas harganya karena rumah ini kami banderol mulai dari harga Rp 150.5 juta. Sedang pantas kualitas, material serta proses pengerjaannya dapat dipertanggungjawabkan," katanya.

Ia menambahkan BLP Property selama ini telah sukses membangun dan mengembangkan GKB (Gresik Kota Baru) menjadi kota mandiri yang prestisius sejak tahun 1981.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan dan Kementerian Koperasi Jalin Kerjasama Jaminan Sosial

Kini GKB telah dihuni lebih dari 40 ribu jiwa, berkembang pesat dan memiliki berbagai fasilitas pendidikan, kesehatan, sentra bisnis dan kuliner, mal bahkan hotel berbintang di dalam satu kawasan.

"Demikian juga dengan PPS yang telah dikembangkan oleh BLP Property hingga menjadi kawasan terpadu paling potensial di Gresik. Di kawasan ini telah dibangun berbagai regency tematik yang disesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan masyarakat modern," ujar dia.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.