Kamis, 11 Jun 2026 22:24 WIB

Penangkapan Teroris di Kedungturi

Densus 88 Mengamankan Satu Karung Kecil Diduga Bahan Peledak

Rumah yang digerebek Densus 88 di Kedungturi, Surabaya.
Rumah yang digerebek Densus 88 di Kedungturi, Surabaya.

jatimnow.com Tim Densus 88 mengamankan satu karung kecil yang diduga bahan mentah peledak dari rumah terduga teroris Eko Trisetyo (42) di Kedungturi III no 11 RT 3 RW 8, Kelurahan Kedungdoro, Kecamaran Tegalsari Surabaya, Minggu (20/5/2018) malam.

Selain mengamakan barang tersebut, Tim Densus 88 juga mendapatkan perlawanan dari Eko. Pasalnya, saat akan diamankan, pria 42 tahu itu melawan menggunakan pisau lipat kurang lebih burukuran 20 cm namun berhasil diamankan.

Baca Juga: 5 Trending Topik Pekan Ini, Nomor 4 Jangan Coba-coba Bercanda Soal Ini!

Menurut penuturan Ali Wafa Ketua RT 3 Kedungturi, tak menyangka Eko Trisetyo itu juga simpatisan sel teroris yang sempat mengguncang tiga Gereja di Surabaya, karena Eko adalah warga asli Kedungturi.

"Dulu Eko dikenal sangat baik dan akrab dengan siapapun, namun tingkah laku Eko terlihat tertutup sejak dirinya berhenti bekerja jadi cleaning servis dari Hotel Tunjungan tiga tahun lalu," tutur Ali Wafa.

Ia menceritakan, bahwa Eko mempunyai 2 anak, satu kerja di toko hoki di Pakuwon, dan satunya Siswa SMPN 34 kelas IX. Namun, Eko adalah seorang duda yang telah cerai dengan istrinya yang merupakan orang Bali.

"Eko tinggal serumah dengan putra-putrinya, padahal dulu Eko itu Muazin, tapi kita juga tidak tahu saat dia menganggur dan hanya menjadi kuli serabutan ia lebih mengurung diri," katanya.

Baca Juga: Dari Cikeas Bogor, Napiter Asal Gresik dan Malang Dipindah ke Kediri

Sementara itu, salah satu keluarganya yang enggan disebutkan namanya mengatakan saat Eko diamankan, diduga juga diamankan beserta sebilah pisau. Dan pisau itu dibelinya ketika mendapatkan uang pesangon.

"Kalau tidak salah itu dibelinya mendapatkan pensangon itu juga diamankan, kalau tidak salah tadi yang dibawa juga ada kertas,-kertas apa gitu," terangnya.

Dalam penangkapan itu, Tim Densus juga berlangsung senyap, pasalnya saat penangkapan, para masyarakat sedang akan melaksanakan Salat Tarawih sekitar pukul 18.45 WIB.

Baca Juga: Muazin Musala di Tulungagung Ditangkap Tim Densus 88, Begini Kata Warga

Dan penangkapan terduga teroris itu dilakukan sepekan bom bunuh diri di tiga Gereja Surabaya berlalu. Tim Densus 88 terus bergerak mencari sel-sel yang diketahui berafiliasi dengan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang diketahui saat ini berperan penting dalam menggerakkan para pelaku bom.

Reporter: Fahrizal Tito

Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.