Kamis, 23 Jul 2026 10:17 WIB

Pilwali Surabaya 2020

Saat Mujiaman Blusukan ke Pasar Dukuh Kupang

Bakal Calon Wakil Wali Kota Surabaya Mujiaman Sukirno blusukan ke Pasar Surya Dukuh Kupang
Bakal Calon Wakil Wali Kota Surabaya Mujiaman Sukirno blusukan ke Pasar Surya Dukuh Kupang

jatimnow.com - Bakal Calon Wakil Wali Kota Surabaya Mujiaman Sukirno didampingi istrinya Acstantia Haqyafandri blusukan ke Pasar Surya Dukuh Kupang, Rabu (9/9/2020) pagi.

Mantan Direktur Utama PDAM Surya Sembada Kota Surabaya itu berkeliling menyapa pedagang dan warga yang sedang berbelanja di pasar tersebut. Mujiaman dan istri tampak berpakaian lengan panjang, mengenakan sarung tangan, masker dan face shield sebagai bentuk penerapan protokol kesehatan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Blusukan sapa warga di Pasar Dukuh Kupang itu menjadi ajang sambat dan keluh kesah pedagang dan warga kepada pendamping Calon Wali Kota Surabaya Machfud Arifin dalam Pilwali Surabaya 2020 itu.

Hampir semua pedagang dan pengunjung pasar mengeluhkan kondisi pasar yang sumuk, gerah. Belum lagi pengolahan limbah yang belum ada di pasar ini.

Seperti Yaqub yang mengaku sudah puluhan tahun berdagang ikan di Pasar Dukuh Kupang itu. Katanya, dari duhulu sampai sekarang, tidak ada perbaikan menyeluruh di pasar tersebut.

Bakal Calon Wakil Wali Kota Surabaya Mujiaman Sukirno blusukan ke Pasar Surya Dukuh Kupang didampingi istrinya Acstantia HaqyafandriBakal Calon Wakil Wali Kota Surabaya Mujiaman Sukirno blusukan ke Pasar Surya Dukuh Kupang didampingi istrinya Acstantia Haqyafandri

"Perbaikan pasar ini pernah dilakukan sekali, tapi itu pun bagian depan saja. Bagian dalam ini tidak ada perubahan," ungkap Yaqub.

Yaqub berharap bila Machfud Arifin-Mujiaman terpilih, ada renovasi di Pasar Dukuh Kupang, agar pasar ini tidak terkesan kumuh.

"Bagian atap bisa agak ditinggikan agar tidak panas. Saya doakan Machfud Arifin-Mujiaman terpilih pada Pilwali (Surabaya) 9 Desember 2020 nanti," harapnya.

Sementara Mujiaman mengaku senang bisa mendengar langsung suara pedagang dan pengunjung pasar. Mujiaman yang juga alumni ITS itu berjanji akan lebih gemar blusukan ke pasar tradisional untuk terus mendengar keluhan pedagang dan warga.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Pengunjung berdiri saja hampir sundul (kepala terkena atap). Bagaimana kalau pedagang memanggul. Kan repot. Sepakat dengan warga, harus dibangun lebih representatif," ujar Mujiaman.

Menurutnya, Pasar Surya Dukuh Kupang secara ergonomic memang saat ini kurang bagus. Kondisi atap yang rendah, membuat pasar ini pengap dan panas.

Bakal Calon Wakil Wali Kota Surabaya Mujiaman Sukirno blusukan ke Pasar Surya Dukuh Kupang didampingi istrinya Acstantia HaqyafandriBakal Calon Wakil Wali Kota Surabaya Mujiaman Sukirno blusukan ke Pasar Surya Dukuh Kupang didampingi istrinya Acstantia Haqyafandri

"Apalagi kalau kuli angkut harus menunduk ketika memikul barang. Dan ini sudah berlangsung sejak 29 tahun yang lalu," tambah Mujiaman.

Mujiaman menyebut bahwa pasar ini tidak ada perubahan, bahkan kondisinya kurang layak. Padahal masyarakat sekitar banyak yang menggantungkan hidupnya dari pasar ini.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Kalau ingin ada perubahan, harus memilih wali kota yang melayani masyarakat," tegasnya.

Sebenarnya, lanjut Mujiaman, untuk perbaikan pasar hingga menjadi layak tidak sampai menghabiskan uang negara. Yang terpenting adalah ada komitmen dari pemerintah.

"Maka dari itu kita sangat peduli dengan kehidupan masyarakat pasar. Karena sebagian warga kehidupannya dimulai dari pasar," terangnya.

Mujiaman juga berjanji memperhatikan pendidikan anak-anak pedagang pasar, agar nantinya anak-anak tersebut kehidupannya menjadi lebih baik.

"Yang penting anak-anak pedagang pasar harus bisa sekolah, agar kesejahteraan hidup mereka bisa menjadi lebih baik," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.