Minggu, 07 Jun 2026 08:49 WIB

Mengolah Ikan Berduri Menjadi Kerupuk Gurih

Nur Inayah dengan produk krupuk ikan olahanya
Nur Inayah dengan produk krupuk ikan olahanya

jatimnow.com - Pantai Timur Surabaya (Pamurbaya) merupakan salah satu kawasan pantai di Kota Surabaya yang dikelilingi oleh hutan magrove. Hutan magrove tersebut dikenal memiliki kekayaan alam berupa bermacam jenis ikan yang mendiami hutan magrove.

Masyarakat di sekitar Pamurbaya memanfaatkan hasil alam ini untuk meningkatkan ekonomi keluarga. Berbagai produk olahan hasil alam dihasilkan oleh masyarakat sekitar Pamurbaya. Salah satunya adalah kerupuk ikan milik Nur Izul Inayah, Warga Gunung Anyar Tambak Surabaya.

Baca Juga: 5 Resep Minuman Nikmat dan Segar Cegah Dehidrasi

Berbagai jenis produk kerupuk dari hasil hutan mangrove dibuat ibu rumah tangga ini. Diantaranya kerupuk ikan spesial, udang, kerang, bawang, jambu biji, buah naga, wortel, bayem lele (bale), bandeng bayem, ikan kemangi, ikan seledri, ikan payus dan ikan bogem.

Dari sekian macam jenis kerupuk ikan olahannya, Inayah lebih mengutamakan jenis ikan payus. Menurut Inayah, ikan payus tidak diminati oleh masyarakat lantaran sulit dalam mengolahnya.

Inayah mengatakan, masyarakat masih belum banyak memanfaatkan ikan payus untuk diolah menjadi bahan makanan, sebab ikan payus memiliki banyak duri.

Baca Juga: Dengan 1 Kaki, Pelaku UMKM di Banyuwangi Raih Omset Puluhan Juta Rupiah

"Payus gak laku, dikasih aja nggak mau karena durinya banyak. Selain itu ikan payus panennya lama sekitar 6 bulan sekali," ujar Guru Paud tersebut.

Dari kejelian itu, Inayah terus mengambangkan usaha yang membawanya menjadi pelopor usaha kreatif di wilayahnya.

Karena inovasinya, Inayah menjadi pahlawan ekonomi sejak tahun 2016 hingga sekarang. Dari hasil usahanya tersebut ia mampu menjual kerupuk olahannya hingga ke luar pulau.

Baca Juga: Ada Banyuwangi Art Week di Gesibu Akhir Pekan Ini, Semua Warga Diajak

"Pernah pameran di Yogyakarta, Jakarta, Malang, Pandaan, pesanan hingga Jakarta sampai Merauke, Terakhir dikirim ke Balik Papan," paparnya.

Kerupuk hasil olahannya tersebut mampu menghasilkan omzet jutaan rupiah, sekitar 2 hingga 4 juta per bulannya.

Reporter: Arry Saputra
Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.