Sabtu, 13 Jun 2026 00:59 WIB

Siapa yang Mengasuh 7 Anak Bomber Surabaya & Sidoarjo? ini Kata KPAI

  • Penulis :
  • | Kamis, 17 Mei 2018 09:14 WIB
Polisi saat tolong anak bomber usai melakukan pengeboman di Mapolrestabes Surabaya.
Polisi saat tolong anak bomber usai melakukan pengeboman di Mapolrestabes Surabaya.

jatimnow.com - Sebanyak 7 anak dari keluarga bomber (terduga pelaku teroris) dirawat di pusat pelayanan terpadu (PPT) di komplek Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim.

Anak-anak dari keluarga terduga pelaku teror ini tidak mungkin selamanya dirawat di ruang perawatan anak. Lantas, siapakah yang berhak mengasuh anak-anak tersebut?.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

Ketua Komisi Perlindungan Anak dan Ibu (KPAI) Susanto menjelaskan selain assesment bagi anak-anak tersebut. Juga diperlukan assesment terhadap siapa yang berhak mengasuh anak pasca kondisinya sehat dan pulih kembali.

"Perlu assesment yang komprehensif terhadap keluarga terdekat hingga derajat ke 3," kata Susanto melalui siaran persnya yang diterima jatimnow.com, Rabu (16/5/2018) malam.

Susanto meninjau langsung kondisi ketujuh anak tersebut, serta bertemu Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin, beberapa pejabat utama Polda Jatim, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pemprov Jatim, serta LPSK (Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban), pada Rabu (16/5/2018).

Menurutnya, keluarga yang akan mengasuh bagi anak-anak itu bukan berarti dari keluarga yang mampu secara finansial.

"Bukan semata-mata mampu atau kompeten dalam mengasuh anak dalam arti teknis," katanya.

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

Tapi yang diutamakan adalah keluarga yang akan mengasuhnya dari keluarga terdekat dan tidak memiliki paham radikal.

"Namun, harus dipastikan keluarga terdekat yang mendapatkan hak mengasuh anak adalah orang yang tidak memiliki pemahaman yang radikal," ujarnya. 

Karena jika ini tidak dipastikan sangat membahayakan anak-anak tersebut.

"Kita harus selamatkan ke 7 anak tersebut agar kelak menjadi generasi yang hebat dan cinta tanah air," jelasnya.

Baca Juga: Tim Gabungan Polda Jatim Periksa Senpi Dinas di Polres Tulungagung

 

Reporter: Jajeli Rois

Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.