Kamis, 11 Jun 2026 10:43 WIB

Ini Penjelasan Dokter Hewan atas Lahirnya Anak Sapi Berkepala Dua

Anak sapi betina yang miliki dua kepala di Probolinggo
Anak sapi betina yang miliki dua kepala di Probolinggo

jatimnow.com - Anak sapi betina yang memiliki dua kepala, dua mulut dan empat mata milik Sukim.atau Arsid warga blok Munder, Desa Pondok Wuluh, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo diketahui bukan yang pertama kali terjadi meski jarang ditemui.

"Memang kejadian ini jarang atau langka ditemukan soal lahirnya anak sapi berkepala dua kalau manusia itu disebut kembar siam," kata Dokter Hewan Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) wilayah Bantaran Kabupeten Probolinggo, drh Dandi Narindra Prabowo saat dihubungi, Selasa (11/8/2020).

Baca Juga: Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Baca juga: 

Ia menjelaskan, sapi berkepala dua secara medis dinilai memiliki kelainan atau lahir abnormal. Oleh karena itu, tim medis dinas peternakan Kabupaten Probolinggo telah mendatangi pemilik sapi tersebut.

"Kalau dilihat kondisinya sulit untuk tumbuh normal karena tidak ada keseimbangan. Sebab dilihat dari rahang atas dan bawah sapi tersebut tidak sama. Tapi ada juga sapi tersebut hidup sampai besar namun banyak juga yang meninggal," jelasnya.

Ia menyebut kelainan pada bayi atau ternak yang lahir tidak normal disebut dengan istilah teratogenik yakni lahirnya fetus atau bayi yang lahir tidak berkembang normal karena kerusakan sel embrio induknya bunting.

Baca Juga: 2 Pelajar Tewas Tenggelam di Ranu Betok Probolinggo

"Faktornya penyebabnya kebanyakan dari bahan kimia yang terserap oleh tubuh," tegasnya.

Untuk menyelamatkan anak sapi betina itu, pihaknya meminta kepada pemilik untuk memberikan asupan susu segar menggunakan botol susu.

"Karena anak sapi tersebut tidak bisa menyusu sendiri. Sehingga perlu diambilkan susu segar dari induknya atau dibelikan," terangnya.

Baca Juga: Mobil Terbakar di SPBU Semampir Probolinggo, Diduga Muat Banyak Jerikan

Menurutnya, dari hasil pengamatan proses pembuahan sapi tersebut merupakan hasil kawin secara alami.

"Karena setelah dilihat anak sapi itu jenisnya ada kemiripan dari induknya. Namun pemilik juga menyebut ada proses kawin suntik juga dilakukan oleh pemiliknya," papar dia.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Umat Buddha di Tulungagung Ikuti Ritual Atthami Puja di Candi Sanggrahan

Ritual tersebut merupakan perayaan penting dalam agama Buddha yang menghormati kelahiran, pencerahan, dan parinirvana Sang Buddha Gautama.