Senin, 27 Jul 2026 10:22 WIB

Pandemi Covid-19

Pelaku Seni Wadul DPRD, Ini Langkah Disparta Kota Batu

Audiensi Pelaku Seni Batu Bersatu (PSBB) di DPRD Batu
Audiensi Pelaku Seni Batu Bersatu (PSBB) di DPRD Batu

jatimnow.com - Pelaku Seni Batu Bersatu (PSBB) wadul ke DPRD Kota Batu. Mereka menginginkan adanya ruang untuk berkarya dan berkreasi demi memenuhi kebutuhan hidup.

Selama Pandemi Covid-19, kegiatan mereka tidak diperbolehkan untuk mencegah adanya pengumpulan massa dan memutus sebaran Virus Corona.

Baca Juga: Liburan ke Jatim Park 1, Coba 3 Hotel Unik di Kota Batu Ini

Mereka diterima oleh Ketua Komisi B DPRD Hari Danah Wahyono. Mereka berharap pihak eksekutif dan legislatif segera mengeluarkan ketetapanyang mendukung terselenggaranya acara kesenian dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Mereka pun meminta ketetapan tersebut bisa diselesaikan dalam waktu satu hingga dua pekan ke depan.

"Jika ketetapan tersebut tidak keluar, kami sepakat bakal melakukan aksi, bukan demo tapi Ngamen di jalanan Kota Batu demi memenuhi kebutuhan perut," kata perwakilan PSBB, Eko Utomo, Senin (10/8/2020).

Ia menceritakan jika selama 5 bulan tidak bisa mendapat penghasilan sehingga memperburuk keadaannya di masa pandemi.

"Kami juga punya keluarga yang harus kita cukupi kebutuhan hidupnya. Tolong segera buat ketentuan agar kita bisa berkreasi, kita kesini tidak minta bantuan sembako atau apa. Hanya beri kesempatan ruang," harapnya kembali.

Sebab masalah perut sangat riskan. Usai rapat ia mewakili PSBB sepakat menunggu hingga dua minggu ke depan.

Baca Juga: Puluhan Musisi Ramaikan Semarak Festival Musik Partilibur Caravan di Kota Batu

"Kalau tidak ada keputusan kami akan turun ke jalan untuk ngamen agar bisa makan. Intinya satu, kami butuh makan," tegas dia.

Menanggapi itu, Ketua Komisi B DPRD Batu, Hari Danah Wahyono berjanji akan mengakomodir aspirasi pelaku seni agar ada ruang dan kelonggaran aturan.

Ia juga menyampaikan dalam rapat ada salah satu seniman yang sampai menanggis menceritakan keluh kesahnya.

"Tadi ada yang sampai menangis menceritakan kondisinya karena tidak mendapatkan penghasilan selama lima bulan terakhir. Padahal Agustus ini, biasanya pelaku seni bisa meraup keuntungan maksimal," ungkap politisi Gerindra ini.

Baca Juga: Audit Sampah Ungkap Sachet Kuasai Limbah Rumah Tangga Batu

Setelah rapat ia akan menyampaikan aspirasi pelaku seni ke ketua DPRD. Harapannya ada solusi terbaik agar seniman bisa bekerja lagi karena selama 5 bulan mereka tidak bekerja lagi.

"Dalam waktu dekat kita upayakan keluar ketetapan yang diharapkan bisa memberikan kelonggaran pelaku seni agar bisa menafkahi keluarga dan diri sendiri dari seni," harapnya kembali.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Arief As Siddiq mengatakan akan memfasilitasi permintaan dari para pelaku seni. Pihaknya juga akan siap memberikan bantuan dengan cara tanggapan.

"Maksudnya ketika kami memiliki acara akan mengundang mereka untuk tampil terus kami bayar, kita siapkan anggarannya PAK ini," katanya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.