Kamis, 11 Jun 2026 01:44 WIB

Pandemi Covid-19

Pelaku Seni Wadul DPRD, Ini Langkah Disparta Kota Batu

Audiensi Pelaku Seni Batu Bersatu (PSBB) di DPRD Batu
Audiensi Pelaku Seni Batu Bersatu (PSBB) di DPRD Batu

jatimnow.com - Pelaku Seni Batu Bersatu (PSBB) wadul ke DPRD Kota Batu. Mereka menginginkan adanya ruang untuk berkarya dan berkreasi demi memenuhi kebutuhan hidup.

Selama Pandemi Covid-19, kegiatan mereka tidak diperbolehkan untuk mencegah adanya pengumpulan massa dan memutus sebaran Virus Corona.

Baca Juga: Audit Sampah Ungkap Sachet Kuasai Limbah Rumah Tangga Batu

Mereka diterima oleh Ketua Komisi B DPRD Hari Danah Wahyono. Mereka berharap pihak eksekutif dan legislatif segera mengeluarkan ketetapanyang mendukung terselenggaranya acara kesenian dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Mereka pun meminta ketetapan tersebut bisa diselesaikan dalam waktu satu hingga dua pekan ke depan.

"Jika ketetapan tersebut tidak keluar, kami sepakat bakal melakukan aksi, bukan demo tapi Ngamen di jalanan Kota Batu demi memenuhi kebutuhan perut," kata perwakilan PSBB, Eko Utomo, Senin (10/8/2020).

Ia menceritakan jika selama 5 bulan tidak bisa mendapat penghasilan sehingga memperburuk keadaannya di masa pandemi.

"Kami juga punya keluarga yang harus kita cukupi kebutuhan hidupnya. Tolong segera buat ketentuan agar kita bisa berkreasi, kita kesini tidak minta bantuan sembako atau apa. Hanya beri kesempatan ruang," harapnya kembali.

Sebab masalah perut sangat riskan. Usai rapat ia mewakili PSBB sepakat menunggu hingga dua minggu ke depan.

Baca Juga: Pemuda Mojokerto Lompat dari Jembatan Cangar Batu, Ini Dugaan Motifnya

"Kalau tidak ada keputusan kami akan turun ke jalan untuk ngamen agar bisa makan. Intinya satu, kami butuh makan," tegas dia.

Menanggapi itu, Ketua Komisi B DPRD Batu, Hari Danah Wahyono berjanji akan mengakomodir aspirasi pelaku seni agar ada ruang dan kelonggaran aturan.

Ia juga menyampaikan dalam rapat ada salah satu seniman yang sampai menanggis menceritakan keluh kesahnya.

"Tadi ada yang sampai menangis menceritakan kondisinya karena tidak mendapatkan penghasilan selama lima bulan terakhir. Padahal Agustus ini, biasanya pelaku seni bisa meraup keuntungan maksimal," ungkap politisi Gerindra ini.

Baca Juga: Mikutopia, Destinasi Wisata Alternatif di Kota Batu

Setelah rapat ia akan menyampaikan aspirasi pelaku seni ke ketua DPRD. Harapannya ada solusi terbaik agar seniman bisa bekerja lagi karena selama 5 bulan mereka tidak bekerja lagi.

"Dalam waktu dekat kita upayakan keluar ketetapan yang diharapkan bisa memberikan kelonggaran pelaku seni agar bisa menafkahi keluarga dan diri sendiri dari seni," harapnya kembali.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Arief As Siddiq mengatakan akan memfasilitasi permintaan dari para pelaku seni. Pihaknya juga akan siap memberikan bantuan dengan cara tanggapan.

"Maksudnya ketika kami memiliki acara akan mengundang mereka untuk tampil terus kami bayar, kita siapkan anggarannya PAK ini," katanya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.