Jumat, 12 Jun 2026 22:44 WIB

Rampok Sadis Pembunuh Korban asal Pasuruan Dibekuk

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Jumat, 17 Jul 2020 17:32 WIB
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menunjukkan barang bukti dan perampok sadis
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menunjukkan barang bukti dan perampok sadis

jatimnow.com - Satu orang dari komplotan perampok antarkota dibekuk Tim Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim. Pelaku ini bernama Muhammad Nawawi (29), warga Bugul Kidul, Kota Pasuruan.

Nawawi ditangkap minggu lalu, setelah diburu cukup lama setelah ditetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO). Saat ditangkap, Nawawi kooperatif dan mengakui semua perbuatannya.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

"Yang bersangkutan ini merupakan satu di antara komplotan perampok yang selama ini menjadi target kami. Total anggotanya ada enam. Ada satu yang lebih dulu ditangkap. Jadi yang masih DPO sekarang ada 4 orang," terang Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, Jumat (17/7/2020).

Dia menjelaskan, dalam aksinya komplotan perampok ini selalu mempersenjatai diri dengan celurit. Apabila korbannya melawan, komplotan ini tak segan untuk membunuh.

"Komplotan ini saat beraksi selalu menggunakan cadar. Kemudian mengancam korbannya dengan celurit, dikalungkan di leher korban. Setelah itu digiring untuk menunjukkan seluruh harta bendanya," jelas Trunoyudo.

Selain mengancam dengan celurit, para pelaku juga melakban mulut hingga mengikat kaki dan tangan korban. Bahkan dalam salah satu aksinya, komplotan ini meembacok korban hinga meninggal dunia.

"Untuk korban itu atas nama Suyanto. Saat itu korban terluka dalam keadaan kritis kemudian akhirnya meninggal dunia. Kondisinya saat itu tidak sadar dijerat dan dilakban mulutnya," ungkap Alumni AKPOL Tahun 1995 ini.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

Dalam pemeriksaan terungkap bahwa komplotan perampok sadis ini telah beraksi sejak November 2017. Selain di Jatim, mereka tercatat beraksi di Jawa Barat. Mereka menyasar rumah-rumah mewah.

Untuk tersangka Nawawi, dia tercatat sebagai residivis setelah ditangkap usai melakukan perampokan toko emas di Indramayu, Jawa Barat.

"Tersangka (Nawawi) mengaku baru tiga kali ini ikut dalam pencurian dengan kekerasan tersebut. Namun kami yakini lebih dari itu. Untuk itu kasusnya masih kami didalami, selidiki lagi. Kasus ini akan terus dikembangkan," tambah Trunoyudo.

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

Sementara tersangka Nawawi mengaku menjadi perampok lantaran sudah tidak punya pekerjaan.

"Saya dapat bagian Rp 10 juta. Saya terima bersih. Pas main itu (merampok) saya bagian ngancam pakai celurit. Ada bagiannya sendiri-sendiri," aku Nawawi.

"Waktu itu dapat emas jumlahnya ya sekitar puluhan gram. Terus uang Rp 50 juta, handphone, motor Ninja sama truk. Sudah dijual semua, hasilnya dibagi rata," tambah Nawawi.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.