Selasa, 28 Jul 2026 17:52 WIB

Pandemi Covid-19

Cara Berbeda Satpol PP Trenggalek Hukum Pelanggar Protokol Kesehatan

Cara berbeda Satpol PP menghukum pelanggar protokol kesehatan Covid-19 di Trenggalek
Cara berbeda Satpol PP menghukum pelanggar protokol kesehatan Covid-19 di Trenggalek

jatimnow.com - Cara berbeda dilakukan Satpol PP Kabupaten Trenggalek untuk menindak para pelanggar protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Pelanggar dihukum memberikan sosialisasi kepada masyarakat umum.

Cara itu terlihat dalam video berdurasi 44 detik yang tersebar di media sosial. Dalam video tampak dua pemuda memberikan edukasi kepada masyarakat.

Baca Juga: Pesta Miras Bareng Pencuri, Dua Petugas Satpol PP Tulungagung Disanksi

Satu pemuda menyampaikan edukasi dengan menggunakan megaphone, satu lainnya hanya diam tapi dikalungkan sebuah kardus bertuliskan wajib pakai masker.

Kepala Satpol PP Trenggalek Stefanus Triadi Atmono membenarkan video itu terjadi berada di Trenggalek, tepatnya di alun-alun.

"Benar video itu di Trenggalek," ujar Stefanus dalam rilis yang diterima jatimnow.com, Kamis (16/7/2020) malam.

Stefanus menambahkan, tiga pilar Kabupaten Trenggalek setiap hari berkeliling di tempat keramaian seperti fasilitas umum, sosial, perbelanjaan dan pasar tradisional.

Baca Juga: 449 Jemaah Haji Trenggalek Tiba di Kampung Halaman, 3 Wafat di Tanah Suci

"Ternyata masih saja ada beberapa masyarakat yang tidak patuh protokol kesehatan. Kami juga masih menemukan masyarakat yang tidak menggunakan masker," jelas Stefanus.

Menurutnya, saat kami berkeliling di alun-alun, ia dan timnya mendapati dua mahasiswa salah perguruan tinggi ternama di Jawa Timur tidak memakai masker.

"Kami menghampiri dan memberikan arahan tentang pentingnya protokol kesehatan. Setelah itu diberikan masker kepada dua anak remaja yang tidak menggunakan masker tadi," tambahnya.

Baca Juga: Ribuan Mitra MBG di Trenggalek Gelar Aksi Damai, Dukung Program Tetap Berlanjut

Sebagai bentuk partisipasi dua mahasiswa tadi kepada masyarakat, keduanya diminta untuk melakukan sosialisasi atau edukasi penggunaan masker kepada masyarakat umum yang saat itu berada di alun-alun.

Stefanus menyebut, hal itu sebagai bentuk efek mendidik dan juga untuk memberikan peringatan kepada warga Trenggalek supaya lebih patuh kepada protokol kesehatan.

"Itu bukan hukuman, tapi sebagai pemberian edukasi atau memberikan didikan kepada warga masyarakat lain kepada pelanggar protokol kesehatan," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.