Minggu, 07 Jun 2026 02:04 WIB

Pandemi Covid-19

Pemkot Surabaya Wajibkan Peserta UTBK SBMPTN 2020 Rapid Test

Surat edaran dari Pemkot Surabaya soal kewajiban rapid test untuk peserta UTBK SBMPTN 2020 yang beredar
Surat edaran dari Pemkot Surabaya soal kewajiban rapid test untuk peserta UTBK SBMPTN 2020 yang beredar

jatimnow.com - Pemerintah Kota Surabaya menerapkan peraturan bagi para peserta Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) Tahun 2020. Mereka diwajibkan menunjukkan hasil rapid test.

Surat yang ditandatangani Wali Kota Tri Rismaharini (Risma) itu dibenarkan Wakil Sekertaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, Irvan Widyanto.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Jadi hal itu disyaratkan bagi peserta itu tujuannya untuk keselamatan dan kesehatan mereka juga," tegas Irvan saat dikonfirmasi jatimnow.com, Kamis (2/7/2020).

Irvan menuturkan jika persyaratan itu menjadi sebuah hal yang wajib karena tujuannya hanya untuk saling melindungi.

"Jangan lihat kenapa itu harus rapid test atau sebagainya. Saat ini keselamatan dan kesehatan warga adalah hukum tertinggi," terang Irvan.

Irvan yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Perlindungan Masyarakat (BPB Linmas) Kota Surabaya itu menuturkan, pemerintah kota (pemkot) akan berupaya mencarikan solusi terhadap persyaratan rapid test tersebut.

"Pemkot menyiapkan solusi akan menggelar rapid test massal. Nanti akan ditempatkan rencananya kampus Unair, ITS dan UPN atau kampus yang menggelar UTBK tersebut," jelas Irvan.

Namun rapid test massal gratis itu hanya ditujukan bagi para calon mahasiswa yang ber-Kartu Tandu Penduduk (KTP) Kota Surabaya.

"Jadi untuk warga Surabaya yang tercatat dalam bidik misi atau yang disebut mitra warga itu bisa gratis," tegas Irvan.

Solusi kedua, kata Irvan, bagi calon peserta UTBK yang tidak bisa mengakses lokasi rapid test massal gratis yang ada di kampus, juga bisa melakukan rapid test gratis di puskesmas di wilayah tempat tinggalnya.

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

"Alternatif kedua jika di kampus kejauhan, maka mereka bisa menghubungi puskesmas terdekat," tandas mantan Kasatpol PP Kota Surabaya itu.

Sementara itu, Kepala Pusat Informasi dan Humas Universitas Airlangga (Unair) Suko Widodo mengaku cukup banyak mendapat keluhan dari orangtua pendaftar, setelah surat Wali Kota Risma itu beredar.

Padahal menurutnya, dalam ketentuan yang dibuat Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) tidak mewajibkan pendaftar untuk melakukan rapid test dan swab test.

"Gak ada mas. Dan sudah banyak yang ngeluh tadi," ungkap Suko.

Menurutnya, meski tak ada ketentuan dari LTMPT untuk melakukan rapid tes dan swab, pihak panitia pelaksanaan UTBK telah menyiapkan protokol kesehatan dalam pelaksanaan ujian nantinya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Di antaranya, peserta harus melalui pemeriksaan suhu tubuh, kemudian melakukan cuci tangan sebelum masuk ruang ujian, menggunakan masker ketika ujian, satu ruang hanya dibatasi untuk 15-20 orang dengan duduk berjarak 1,5 meter serta peserta wajib menggunakan sarung tangan ketika ujian.

"Kami juga siapkan tim dokter dan ambulans apabila ada yang terindikasi memiliki gejala menyerupai Covid-19," pungkasnya.

Berikut petikan surat yang ditandatangani Wali Kota Risma tersebut:

1. Setiap tahanap kegiatan mengutamakan pencegahan penyebaran Covid-19.
2. Seluruh peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer dalam Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri wajib menunjukkan rapid test dengan hasil nonreaktif atau swab test dengan hasil negatif yang dikeluarkan 14 hari sebelum mengikuti ujian.
3. Panitia wajib menyusun Protokol Kesehatan dalam setiap tahapan kegiatan ujian dan diberlakukan secara konsisten.
4. Melaporkan hasil pelaksanaan kegiatan sebagaimana tersebut pada point kepada Gugus Tugas Percepatanan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.