Senin, 27 Jul 2026 01:31 WIB

Keributan Terjadi di Surabaya, Diduga Libatkan Debt Collector dan Ojol

Keributan terjadi di depan Kantor MAF hingga berlanjut ke sekitaran Monumen Bambu Runcing, Jalan Panglima Sudirman, Surabaya
Keributan terjadi di depan Kantor MAF hingga berlanjut ke sekitaran Monumen Bambu Runcing, Jalan Panglima Sudirman, Surabaya

jatimnow.com - Keributan antara dua kelompok massa terjadi di depan Kantor Mega Auto Finance (MAF) hingga berlanjut ke sekitaran Monumen Bambu Runcing, Jalan Panglima Sudirman, Surabaya, Kamis (18/6/2020).

Video keributan itu pun viral di media sosial. Dalam video yang dilihat jatimnow.com, terdengar bahwa keributan itu terjadi antara debt collector dan driver ojek online (ojol).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya Arief Rizky Wicaksana membenarkan keributan tersebut. Namun dia masih belum bisa membeberkan peristiwa tersebut lebih detail.

"Itu kan ojol yang satunya kelompok masyarakat. Yang bersangkutan dari komunitas ojol saat ini sedang melakukan pelaporan dan masih diintrogasi di SPKT dan masih belum terbit LP (laporan polisi)-nya," jelas Arief saat dikonfirmasi jatimnow.com.

Sementara Kapolsek Genteng Kompol Anggi Saputra Ibrahim menyebut bahwa keributan tersebut dipicu salah paham terkait tagihan angsuran oleh kreditur kepada kreditur yang berujung hendak ditariknya unit kendaraan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Sebenarnya kejadian tersebut memang perselisihan antara debitur dan kreditur. Kejadian tersebut sudah menemukan titik terang antara kreditur dan debitur. Pihak leasing sudah mengajukan dua opsi. Kreditur sudah bilang ajukan pak, biar pusat yang nentukan. Jadi sebenarnya sudah clear," terangnya.

Menurut Anggi, meski sudah clear, debitur dan kreditur tidak melakukan koordinasi. Sehingga dalam grup masih dilakukan penarikan unit. Diduga karena adanya proses penarikan unit itulah sehingga kelompok massa turun tangan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Alhasil, kelompok massa di pihak kreditur itu ribut dengan debitur dan kawn-kawannya.

"Kabarnya ada yang kena pukul benda tumpul dan terluka tapi tidak tahu berapa orang yang terluka. Tapi terkait hal ini sudah ada laporan di Polrestabes Surabaya," tandas Anggi.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.