Kamis, 11 Jun 2026 04:41 WIB

Polisi Bongkar Peredaran Narkoba Libatkan Petugas Lapas

Ilustrasi/ jatimnow.com
Ilustrasi/ jatimnow.com

jatimnow.com - Kepolisian Resor Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat membongkar peredaran narkoba dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Mataram, yang diduga telah lama terselubung karena adanya keterlibatan petugas setempat.

Kapolresta Mataram Kombes Pol Guntur Herditrianto yang dikonfirmasi di Mataram, Selasa, mengatakan bahwa kasus ini terungkap Senin (8/6) sore berdasarkan serangkaian penyelidikan tim satuan reserse narkoba.

Baca Juga: Polisi Bongkar Jaringan Narkotika Madura-Gresik, Sita 200 Gram Sabu

"Terungkapnya sekitar pukul 16.00 Wita, ada sejumlah pelaku yang ditangkap," kata Guntur.

Menurut informasi, ada sembilan orang yang ditangkap. Selain narapidana dan kurir narkoba dari luar lapas, satu di antaranya terdapat petugas sipir yang diduga ikut terlibat karena mencoba menggagalkan aksi kepolisian di lapangan.

Terkait dengan peran dan keterlibatan mereka, Kapolresta Mataram enggan berkomentar banyak. Namun dia meyakinkan bahwa seluruh pihak yang ditangkap masih dalam proses pemeriksaan dan kini kasusnya menjadi atensi.

"Untuk peran dan keterlibatan masing-masing yang ditangkap, masih dalam pemeriksaan, begitu juga dengan yang sipir. Jadi kita tunggu hasil," ujarnya.

Dalam giat pengungkapannya, sempat terjadi ketegangan antara petugas sipir lapas dengan anggota kepolisian.

Selisih paham itu terjadi sesaat setelah anggota kepolisian menggagalkan transaksi narkoba di halaman parkir, depan pintu utama Lapas Mataram.

Anggota kepolisian menciduk seorang tamping dan kurir dari luar lapas. Keduanya ditangkap dengan barang bukti poketan sabu-sabu yang ditemukan terselip dalam bungkus rokok.

Aksi itu pun menjadi awal ketegangannya. Petugas sipir lapas yang berjaga di luar pintu utama, berupaya mencegah aksi kepolisian yang muncul dengan kostum penyamarannya.

Baca Juga: Sehari Usai Bosnya Diciduk, Anak Buah Bandar Sabu Lamongan Ikut Ditangkap

Bahkan petugas lapas yang berjaga dari dalam pintu utama, menghiraukan permintaan anggota kepolisian yang ketika itu memaksa masuk untuk melakukan pengembangan kasus tangkap tangan tersebut.

Terkait dengan kasus ini, Kalapas Mataram Susanni mengaku belum secara jelas mengetahui kronologis kejadian pada Senin (8/6) sore tersebut.

"Waktu itu saya datangnya agak terlambat, jadi yang lebih jelasnya saya belum tahu pasti," kata Susanni.

Begitu juga dengan salah seorang anak buahnya yang ikut ditangkap karena diduga terlibat dalam kasus tersebut, Sussani enggan berkomentar banyak.

Namun menurut pandangannya, perilaku anak buahnya yang demikian, mencegah aksi anggota kepolisian, tidak terlepas dari menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

Baca Juga: Jaringan Sabu Probolinggo Digulung Polisi, 9 Tersangka Diamankan

"Maklum yang diambilnya (ditangkap polisi) itu adalah tamping. Pastinya dia sedang mengawal tamping yang membuang sampah," ujarnya.

Lebih lanjut, Susanni menanggapi persoalan ini dengan menyatakan bahwa pihaknya akan selalu siap mendukung penuh kegiatan kepolisian, apalagi yang berkaitan dengan kasus narkoba. "Kita siap bekerjasama dengan pihak direktorat narkoba," ucapnya.

 

Lihat Artikel Asli

DisclaimerBerita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.