Sabtu, 06 Jun 2026 21:40 WIB

Pertama di Indonesia, Surabaya Punya Mobil Pemadam Kebakaran Bronto Sk

  • Penulis :
  • | Rabu, 28 Feb 2018 11:24 WIB
Wali Kota Risma mengecek mobil pemadam kebakaran yang baru
Wali Kota Risma mengecek mobil pemadam kebakaran yang baru

SURABAYA:: jatimnow.com- Seusai sidak pagi-pagi bersama salah satu komisioner KPK, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini langsung mengecek mobil pemadam kebakaran terbaru di Taman Surya, Balai Kota Surabaya, Rabu (28/2/2018). Mobil terbaru berjenis Bronto Skylift F104 HLA itu langsung diuji coba di hadapan komisioner KPK, sehingga dia merasa kagum dengan mobil baru produk Finlandia yang merupakan pertama di Indonesia.

Pada saat itu, personil Dinas Pemadam Kebakaran Surabaya juga melakukan simulasi dan muter di depan Balai Kota Surabaya menggunakan Bronto Skylift. Wali Kota Risma pun memberikan arahan  supaya tidak perlu ragu dan khawatir tidak bisa melewati beberapa ruas jalan di Surabaya. Ia memastikan hampir semua ruas jalan di Surabaya bisa dilewati oleh Bronto meskipun kerangka mobil itu sangat besar. “Jadi, tidak perlu khawatir tidak bisa lewat di jalanan,” kata Risma di sela-sela mengecek mobil itu.

Baca Juga: Rumah di Kediri Terbakar Gegara Obat Nyamuk Saat Pemilik Pergi Mancing

Makanya, pagi ini Wali Kota Risma langsung melakukan simulasi apabila mobil Bronto itu lewat di jalanan Surabaya. Ia meminta belok dan lewat di jalan yang agak kecil muter di depan Balai Kota Surabaya. “Ini tadi tak coba, kami coba belok, ternyata roda depannya bisa main, sehingga lebih mudah untuk beloknya. Tadi jalannya juga kecil bisa, tapi memang kalau pengamanannya, butuh kaki yang cukup  lebar. Aku belajar ini, aku belajar khusus untuk mobil PMK ini,” terangnya.

Menurut Wali Kota Risma, Kota Surabaya sangat butuh pada mobil itu karena sudah banyak dibangun gedung-gedung bertingkat yang menjulang tinggi, sehingga dia ingin mempunya alat atau mobil yang bisa menjangkau gedung-gedung tinggi itu. Terutama dalam hal penyelamatan korban ketika terjadi kebakaran. “Meskipun gedung bertingkat itu sudah punya pengamanan sendiri, tapi kita juga butuh menyelamatkan korban, nah alat itu solusinya. Itu yang paling penting bagi saya, punya alat itu,” kata dia.

Namun begitu, Wali Kota perempuan pertama di Surabaya itu memastikan alat itu sudah cukup satu saja, karena hanya akan dibutuhkan pada saat-saat tertentu atau kondisional. Pengadaan mobil itu pun tidak sembarangan, karena dia mengaku sudah berkomunikasi dengan beberapa kepala dinas pemadam kebakaran di berbagai negara di dunia. “Mereka (Kepala Dinas PMK luar negeri) pun sempat tanya, jalanmu lebarnya berapa? Dan ternyata cukup lah di Surabaya,” tegasnya.

Baca Juga: Rumah Warga di Jember Terbakar Jelang Pesta Pernikahan

Sementara itu, Kepala Bidang Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surabaya Bambang Vistadi mengatakan mobil canggih itu didatangkan khusus dari Finlandia, dan tiba di Surabaya pada Bulan November 2017. Mobil itu dapat menampung 5 orang dengan berat sekitar 500 kilogram. Mobil Bronto Skylift ini memiliki panjang 17,5 meter, tinggi 4,05 meter, dan lebar 2,6 meter. “Mobil jenis Bronto Skylift milik Surabaya ini merupakan yang pertama di Indonesia. Di luar negeri juga ada seperti ini,” kata dia.

Bambang menjelaskan, kelebihan mobil ini bisa menjangkau ketinggian 104 meter atau sekitar 25 lantai gedung bertingkat. Mobil ini pun bisa digunakan untuk pertempuran outdoor maupun untuk penyelamatan korban kebakaran. “Jadi, kalau nanti ada bangunan bertingkat yang kebakaran, kita sudah proteksi dengan menggunakan alat ini,” ujarnya,

Selain itu, kelebihan dari mobil ini daerah jangkaunya bisa menekuk, sehingga dapat memudahkan pemadaman di titik-titik kebakaran yang sulit dijangkau oleh mobil PMK lainnya. Mobil ini juga dilengkapi dengan selubung luncur yang dapat memudahkan penyelamatan korban kebakaran. “Selubung luncur itu anti api dan kami punya 50 meter,” imbuhnya.

Baca Juga: Armuji Ditunjuk Jadi Wali Kota Surabaya Sementara

Dengan armada baru ini, ia optimis kinerja pemadaman kebakaran di Surabaya akan semakin optimal, terutama apabila terjadi kebakaran di gedung-gedung bertingkat. “Hingga saat ini, kami sudah memiliki 67 unit mobil pemadam kebakaran dari berbagai jenis. Ada 5 UPTD dan 15 pos yang tersebar di beberapa titik di kota Surabaya, sehingga apabila ada kebakaran, semuanya dimaksimalkan sesuai kebutuhan,” pungkasnya.

(Redaksi)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.