Selasa, 09 Jun 2026 12:59 WIB

Mayat Wanita dalam Jerami Gegerkan Warga Ngawi

Proses evakuasi mayat wanita dalam jerami di Ngawi
Proses evakuasi mayat wanita dalam jerami di Ngawi

jatimnow.com - Warga Desa Ngompro, Kecamatan Pangkur, Kabupaten Ngawi digegerkan dengan penemuan mayat wanita dalam tumpukan jerami di kandang milik Kadi, warga setempat, Sabtu (6/6/2020).

"Mayatnya sudah mengeluarkan bau busuk. Kata polisi, kira-kira meninggal sudah dua hari," kata Kades Ngompro, Parminto.

Baca Juga: Mayat Bersimbah Darah Ditemukan di Simokerto Surabaya, Polisi: Kaitan Asmara

Mayat wanita itu pertama kali ditemukan Kartini, istri Kadi. Kartini curiga dengan tumpukan jerami di dekat kandang sapi miliknya. Sebab dia merasa belum memberikan makan jerami untuk sapinya tersebut.

"Kartini membongkar tumpukan jerami itu dan ternyata ada mayat wanita. Dia memanggil warga lain. Katanya ada luka di leher," jelasnya.

Kadi dan Kartini adalah pasangan suami istri yang saat ini sedang menjalani proses cerai. Sebelum menemukan mayat wanita itu, Kartini sedang menjenguk Fajar, anaknya.

"Kadi jarang pulang. Kartini memilih pisah rumah tapi sering menjenguk Fajar," tambahnya.

Menurut Parminto, Kadi hanya sesekali pulang ke rumahnya, itu pun selalu dengan wanita idaman lain (wil). Hal itulah yang diduga menjadi penyebab keretakan rumah tangganya.

Baca Juga: LPG 3 Kg Langka di Madiun? Pertamina Guyur Tambahan 104 Ribu Tabung

"Yang meninggal itu wil-nya atau bukan, belum bisa disimpulkan. Tapi yang jelas Kadi nggak ada di rumah. Nomor handphone-nya juga tidak aktif," papar Parminto.

Atas temuan mayat wanita itu, Parminto dan Kartini dipanggil ke Mapolsek Pangkur untuk dimintai keterangan sebagai saksi.

Sementara, Kapolsek Pangkur AKP Samuji menyebut bahwa jenazah sudah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi. Namun dia enggan menjelaskan lebih jauh apakah wanita itu korban pembunuhan atau tidak.

Baca Juga: Misteri Mayat Penuh Luka di Gurah Kediri, Diduga Korban Kecelakaan

"Saya cuma ada pengamanan massa saja. Memang ada dugaan pembunuhan. Ada luka di leher. Tapi lebih jauh saya tidak tahu," jelasnya.

Sementara Kapolres Ngawi AKBP Dicky Ario mengaku baru sebatas mendapatkan laporan saja. Dia menjelaskan sejauh ini anggota polsek maupun Satreskrim Polres Ngawi langsung melakukan identifikasi dan olah TKP.

"Masih mencari barang bukti dan meminta keterangan beberapa saksi. Masih lidik. Untuk lebih lanjut apakah pembunuhan atau tidak nanti saya infokan," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.