Senin, 08 Jun 2026 08:52 WIB

Mengintip JIIPE, Pilot Project Kota Mandiri di Manyar Gresik

  • Penulis :
  • | Selasa, 08 Mei 2018 20:11 WIB
Salah satu dermaga JIIPE yang sudah beroperasi.
Salah satu dermaga JIIPE yang sudah beroperasi.

jatimnow.com - Sejak diresmikan Presiden Joko Widodo pada 9 Maret 2018 lalu, JIIPE (Java Integrated Industrial and Ports Estate), Manyar, Gresik terus menunjukkan kemajuannya.

Pelabuhan sebagai salah satu pilot project kota mandiri di Indonesia ini, sudah memiliki satu dermaga dengan kedalaman 14 meter.

Baca Juga: Kampung SIBA KLASIK Gresik Terapkan Kurban Minim Sampah

JIIPE sendiri dikerjakan dan dikelola oleh tiga perusahaan, yaitu PT BMS (Berlian Manyar Sejahtera) sebagai pengelola pelabuhan; PT BKMS (Berkah Kawasan Manyar Sejahtera) sebagai pengelola industri serta PT AKR Land sebagai pengelola perumahan. Tiga fasilitas itu, akan memenuhi lahan seluas 1.800 hektar.

"Itu yang disebut kota mandiri. Sesuai atensi Presiden (RI) Joko Widodo, bahwa setiap pelabuhan harus ada kawasan industri dan perumahan. Sehingga semua terintegrasi," sebut Dewi Djunaidi, Director Finance PT BMS kepada wartawan, Selasa (8/5/2018).

Dewi menambahkan, meski baru memiliki satu dermaga, tapi dermaga ini memiliki kedalaman memadahi. Sisi luar 14 meter, sisi dalam 12 meter.

Dewi Djunaidi (kiri) Director Finance PT BMS

Itulah yang membuat pelabuhan ini menjadi favorit kapal-kapal barang yang melintas di APBS (Alur Pelayaran Barat Surabaya), untuk bersandar dan membongkar muatannya.

"Dengan kedalaman 14 meter, dermaga ini bisa untuk bersandar kapal dengan muatan hingga 60 ribu ton. Rencananya, akan kami perdalam hingga 16 meter," beber Dewi.

Baca Juga: JIIPE Peduli Bagikan Puluhan Hewan Kurban ke Masyarakat Gresik

Di tempat yang sama, Rally Eko Kurniawan, Director finance PT BKMS menyatakan, dari 1.800 hektar tanah di master plan JIIPE, pihaknya sudah melakukan pembebasan lahan seluas 1.110 hektar.

"Kami targetkan tuntas pada tahun 2030 mendatang. Itu pada pembangunan tahap ketiga," ulasnya.

Dalam masterplan, JIIPE bakal dilengkapi tiga moda transportasi, seperti laut dalam, akses tol hingga jalur kereta.

Sehingga perusahaan manapun yang berinvestasi di JIIPE akan bisa merasakan efisiensi biaya transportasi. Sebab jarak antara pelabuhan dan kawasan industri terdapat dalam satu kawasan.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan dan Kementerian Koperasi Jalin Kerjasama Jaminan Sosial

"Kami juga siapkan pengelolaan air laut jadi air tawar serta pengelolaan limbah yang modern yang mengedepankan lingkungan," tegas Eko.

Tiga perusahaan yang mengelola kota mandiri JIIPE ini, merupakan anak dan cucu PT. Pelindo III. JIIPE sendiri dibangun untuk mendukung rencana Pemerintah Indonesia untuk menggerakkan sektor ekonomi dengan meningkatkan pertumbuhan industri.

Reporter: Narendra Bakrie

Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.