Sabtu, 25 Jul 2026 02:42 WIB

Siswa di Gresik ini Gelar Pameran Virtual Miniatur Cagar Budaya

Karya seni rupa tiga dimensi bertema cagar budaya oleh siswa Smanusa Gresik
Karya seni rupa tiga dimensi bertema cagar budaya oleh siswa Smanusa Gresik

jatimnow.com - Siswa kelas 12 SMA Nahdlatul Ulama 1 (Smanusa) Gresik jurusan IPA diwajibkan membuat karya seni rupa tiga dimensi dengan tema Cagar Budaya sebagai salah satu syarat kelulusan. 

Tema ini sengaja dipilih sebagai upaya untuk memperkenalkan lebih dalam kepada siswa tentang ikon-ikon bersejarah di Kabupaten Gresik.

Baca Juga: Demam Piala Dunia 2026 Warnai MPLS di SMP Muhammadiyah 12 Gresik Kota Baru

"Bentuknya ada miniatur Gardu Suling, Gedung Nasional Indonesia (GNI), Kantor Pos, Gedung Wisma Ahmad Yani, Rumah Gajah Mungkur, Makam Siti Fatimah Binti Maimun, Klenteng Kim Him Kiong, hingga rumah-rumah bersejarah di kampung Kemasan Gresik," kata guru seni rupa Smanusa, Kris Aji, Jumat (1/5/2020).

Ia beralasan memberikan penugasan untuk membuat karya tiga dimensi supaya karya yang diciptakan mempunyai korelasi dengan disiplin keilmuan yang dipelajari oleh para siswa.

"Kalau anak IPA itu identik dengan ilmu-ilmu yang bersifat eksak. Sehingga dalam tugas ini mereka akan bertemu dengan hal-hal teknis mulai dari proyeksi ortogonal, proyeksi sentral, prespektif dan sebagainya. Karena itu karya-karya seninya memilik unsur teknik sipil dan arsitektur," ujar dia.

Sementara untuk tugas seni rupa bagi siswa Jurusan IPS dan Jurusan Bahasa cenderung diberikan tugas karya seni rupa dua dimensi seperti seni lukis dan grafis.

"Kalau siswa Jurusan IPS dan Bahasa kami berikan tugas dua dimensi supaya bisa lebih ekspresif," lanjutnya.

Baca Juga: Gandeng Akademisi, PLN Edukasi Petani Gresik Gunakan Teknologi Sensor Pertanian

Adapun karya-karya yang telah terkumpul di sekolah akan dipamerkan secara virtual melalui Instagram dan Facebook Smanusa pada 4 Mei 2020 dengan tema Save Cagar Budaya Gresik 2020 agar karya-karya tersebut tetap dapat dinikmati masyarakat umum.

Sebagai panduan untuk menikmati karya, para siswa telah menyertakan Quick Response Code (QR Code) yang bila diakses akan muncul caption atau informasi mengenai karya tersebut.

"Awalnya saya hanya tahu bentuk rumahnya saja. Namun setelah saya mengerjakan tugas ini saya jadi tahu sejarah Rumah Gajah Mungkur," ungkap Kemas Nizarul Fikri, salah seorang siswa kelas 12 Jurusan IPA Smanusa.

Baca Juga: Tercebur Sumur 15 Meter, Kakek 98 Tahun di Kedamean Gresik Ditemukan Tewas

Kepala Sekolah Smanusa, Agus Syamsudin mengaku bangga dan sangat mengapresiasi berbagai macam karya yang telah dihasilkan oleh para siswanya selama melakukan proses belajar menggunakan metode daring akibat pandemi Covid-19.

"Karya-karya ini telah membuktikan bahwa Smanusa telah berhasil menerapkan pembelajaran daring atau online. Selain itu karya-karya yang ada juga menjadi cerminan bahwa para siswa juga mampu menyelaraskan kinerja antara otak kanan dan otak kirinya dengan baik," ujarnya.

Bahkan Agus menambahkan sebagai bentuk apresiasinya kepada karya para siswanya, pihak sekolah berencana membuat museum bagi miniatur cagar budaya Gresik sebagai pelengkap media literasi di perpustakan Smanusa.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.