Minggu, 26 Jul 2026 07:14 WIB

Kapal Layar asal Belgia Dihalau Keluar Pulau Bawean Gresik

Kapal layar asal Belgia yang dihalau dari Pulau Bawean Gresik
Kapal layar asal Belgia yang dihalau dari Pulau Bawean Gresik

jatimnow.com - Rombongan wisatawan asal Belgia yang bersandar di perairan Desa Tanjung Ori, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, akhirnya bertolak menuju Barito, Kalimantan, Rabu (22/4/2020) pagi.

Kepala Desa Tanjung Ori, Nurahli mengatakan, wisatawan yang menaiki kapal layar tersebut berjumlah lima orang bersaudara. Mereka dikabarkan mulai terlihat berada di perairan desanya sejak Selasa (21/4/2020) siang.

Baca Juga: Demam Piala Dunia 2026 Warnai MPLS di SMP Muhammadiyah 12 Gresik Kota Baru

"Begitu mendapatkan laporan warga, saya beserta jajaran muspika dan TNI-Polri Kecamatan Tambak bersama tim kesehatan, penerjemah dan rekan-rekan LSM langsung mendatangi rombongan turis tersebut dengan menggunakan perahu klotok," kata Nurahli

Setelah dilakukan pengecekan, diketahui bahwa rombongan turis yang dipimpin oleh William (53) itu sebelumnya berangkat dari Bengkulu dengan tujuan Barito, Kalimantan. Namun di tengah perjalanan, mereka beristirahat semalam di Pulau Bawean yang lokasinya berada di antara Pulau Jawa dan Pulau Kalimantan.

 

Muspika bersama TNI-Polri Kecamatan Tambak, Pulau Bawean melakukan patroliMuspika bersama TNI-Polri Kecamatan Tambak, Pulau Bawean melakukan patroli

"Selama bersandar kami tidak izinkan mereka turun ke daratan. Dan setelah kami lakukan negosiasi akhirnya mereka bersedia meninggalkan Bawean tadi pagi sekitar jam 9.00 Wib," ujar Nurahli.

Baca Juga: Gandeng Akademisi, PLN Edukasi Petani Gresik Gunakan Teknologi Sensor Pertanian

Sementara itu Camat Tambak, Agung Endro Dwi Setyo Utomo mengapresiasi warga yang melaporkan keberadaan kapal layar asing yang memasuki Kepulauan Bawean di saat pandemi Virus Corona (Covid-19) mewabah.

"Kami berharap kepada masyarakat untuk tidak segan-segan memberikan informasnya jika ada kapal asing yang berlabuh di Pulau Bawean," ucap Agung.

Dia menegaskan bahwa pihaknya beserta TNI-Polri akan terus melakukan pemantauan demi keselamatan warga Bawean dari bahaya Covid-19.

Baca Juga: Tercebur Sumur 15 Meter, Kakek 98 Tahun di Kedamean Gresik Ditemukan Tewas

Sementara itu, Direktur LSM Bawean Corruption Watch, Dari Nazar yang juga turut dalam penghalauan kapal itu menyebut bahwa sejauh ini, dua kecamatan di Pulau Bawean yaitu Kecamatan Tambak dan Sangkapura masih dinyatakan sebagai kawasan yang masih bersih dari Virus Corona, sehingga dua kecamatan itu tidak masuk dalam wilayah PSBB.

"Ini adalah bukti kerja keras semua elemen pemerintah desa dan muspika yang ada di Bawean. Semata-mata demi keselamatan warganya," ucap Nazar.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.