Senin, 08 Jun 2026 00:54 WIB

Agustus, PT INKA Bangun Pabrik Kereta Api di Banyuwangi

  • Penulis :
  • | Senin, 07 Mei 2018 17:22 WIB
Direktur Keuangan dan SDM PT INKA, Mohamad Nur Sodiq saat bertemu Bupati  Anas.
Direktur Keuangan dan SDM PT INKA, Mohamad Nur Sodiq saat bertemu Bupati Anas.

jatimnow.com -  PT Industri Kereta Api Indonesia (INKA) melakukan kunjungan ke Banyuwangi untuk mematangkan pembangunan pabrik kereta api terintegrasi di Banyuwangi, Senin (7/5/2018).

BUMN perkeretaapian itu akan membangun pabrik anyar di Banyuwangi. Peletakan batu pertama (groundbreaking) bakal dilaksanakan Agustus 2018.

Baca Juga: Terminal Petikemas Surabaya Kembali Layani Ekspor Komponen Lokomotif INKA

“Saat ini kita proses beberapa hal teknis sebelum groundbreaking. Ada persiapan lahan yang sedang dituntaskan di Kementerian BUMN karena melibatkan kawasan milik BUMN lain, yaitu PT Perkebunan Nusantara,” ujar Direktur Keuangan dan SDM PT INKA, Mohamad Nur Sodiq saat bertemu Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

Pabrik PT INKA di Banyuwangi akan berdiri di atas lahan lahan seluas 72 hektar, dan tercatat sebagai pabrik kedua produsen kereta api yang telah mengekspor produknya ke berbagai negara itu.

Sodiq menjelaskan, pembangunan pabrik membutuhkan waktu sekitar setahun, sehingga diharapkan pabrik bisa beroperasi pada Agustus 2019. Pabrik Banyuwangi ini akan difokuskan untuk pembuatan kereta pesanan ekspor, seiring besarnya pesanan dari sejumlah negara di Asia.

“Kami memilih Banyuwangi karena akan sangat efisen. Aksesibilitasnya bagus, jaringan laut ada,” ujarnya.

Untuk tahun ini, PT.INKA tengah memproses pesanan dari beberapa negara di Asia. Salah satunya Bangladesh yang memesan 250 gerbong kereta dan Filipina yang memesan Kereta Rel Diesel (KRD) senilai Rp 127,3 miliar. Selain itu juga ada pesanan kereta dari Srilanka senilai Rp400 miliar. 

“Yang sedang proses negosiasi dengan Thailand. Dengan banyaknya pesanan luar negeri dan pemenuhan kebutuhan kereta di dalam negeri, kami memang harus segera bikin pabrik baru di Banyuwangi ini,” ujarnya.

“Pabrik kami di Madiun berkapasitas produksi 2 gerbong kereta per hari. Ditambah pabrik Banyuwangi, kami targetkan bisa 4 kereta per hari untuk memenuhi pesanan ekspor,” ujarnya.

Sodiq memproyeksikan industri INKA di Banyuwangi bisa menyerap hingga 1.000 tenaga kerja. Dia berharap kebutuhan tenaga kerja tersebut bisa dipenuhi dari sekolah vokasi yang ada di Banyuwangi.

Baca Juga: WNA Penumpang Kereta Api Alami Peningkatan di Daop 9 Jember

“Kami kerjasama dengan sekolah di Banyuwangi untuk menyiapkan tenaga terlatih. Sehingga saat pabrik berdiri, SDM-nya siap. Saat ini sudah berjalan di beberapa SMK dan segera menyusul sekolah vokasi lainnya,” kata Sodiq.

Sementara itu, Bupati Abdullah Azwar Anas siap mendukung pembangunan pabrik INKA di Banyuwangi. Pabrik ini adalah bagian dari menggerakkan sektor ekonomi domestik strategis sesuai Nawacita Presiden Joko Widodo.

“Dan yang terpenting juga menyerap tenaga kerja, menggerakkan ekonomi lokal,” papar Anas.

Anas mendorong PT. INKA untuk membangun pabrik berkonsep green industry dan mengusung konsep arsitektur lokal.

“Bisa menanam banyak pohon di lingkungan pabrik, pengelolaan produksi yang bagus, serta mengusung arsitektur lokal sehingga ikut merawat kearifan lokal masyarakat,” kata Bupati Anas.

Baca Juga: Daop 9 Resmi Operasikan KA Sangkuriang Rute Banyuwangi-Bandung

Selain itu, Anas ingin agar pabrik INKA ini bisa mendukung pariwisata Banyuwangi. Misalnya ada wisata teknologi tentang perkeretaapian.

“Kami berharap, pembangunan pabrik ini juga memiliki multiplier effect ke dunia pariwisata Banyuwangi. Sehingga wisatawan yang datang ke Banyuwangi akan selalu mendapat atraksi baru dari Banyuwangi,” jelas Anas.

 

Penulis/editor: Arif Ardianto

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.