Senin, 08 Jun 2026 00:57 WIB

Stadion GBT Surabaya Diusulkan Jadi Tempat Isolasi ODP-PDP Covid-19

  • Penulis : Jajeli Rois
  • | Minggu, 12 Apr 2020 23:00 WIB
Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya
Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya

jatimnow.com - Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya diusulkan menjadi tempat khusus isolasi pasien Virus Corona (Covid-19). Usulan itu mencuat menyusul belum terealisasinya rumah susun (rusun) di Babat Jerawat sebagai tempat isolasi.

"Tidak ada tempat khusus untuk ruang isolasi bagi ODP (orang dalam pemantauan) dan PDP (pasien dalam pengawasan). Mereka hanya diminta melakukan karantina mandiri di rumah masing-masing," kata anggota Komisi D DPRD Surabaya, Badrut Tamam, Minggu (12/4/2020).

Baca Juga: Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

"Kalau (PDP, ODP) dikarantina di rumahnya masing-masing, kemungkinan bisa menambah penularan di kampung itu, di keluarganya, walaupun dijanjikan pemkot mereka mendapatkan makanan tiga hari sekali. Apakah pemkot dapat menjamin orang itu tidak keluar rumah," jelasnya.

Badrut mengaku sudah mendengar bahwa Pemkot Surabaya berencana menjadikan rusun di Babat Jerawat sebagai ruang khusus isolasi.

"Tapi sampai sekarang belum ada titik temunya. Katanya masyarakat menolak. Harusnya pemkot membuat inovasi lain," tambahnya.

Sekretaris Fraksi PKB ini pun mengusulkan Stadion GBT yang saat ini masih belum dipergunakan untuk pertandingan sepakbola, bisa difungsikan sebagai tempat khusus penanganan ODP dan PDP.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Mungkin bisa dilakukan di Stadion Gelora Bung Tomo. Kan ada kamar-kamar di bawah tribun itu. Bisa juga membuat tenda-tenda di sekitar Gelora Bung Tomo," tuturnya.

Kemungkinan persoalan akan timbul kembali karena di dekat stadion terdapat tempat pembuangan akhir (TPA) sampah.

"Salah satu kendalanya di situ. Tapi terus di mana dibuatkan lagi. Ini yang harus dilakukan pemkot untuk melakukan inovasi," paparnya.

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

Jumlah pasien positif Corona di Surabaya bertambah 83 orang untuk hari ini saja, Minggu (12/4/2020). Dengan penambahan itu, Kota Pahlawan menjadi daerah dengan pasien positif tertinggi di Jawa Timur.

Hingga hari ini pula, Surabaya mencatat pasien positif Covid-19 sebanyak 180 orang dengan rincian 172 Surabaya, 8 luar Surabaya. Untuk PDP tercatat 502 dan ODP sebanyak 1.360 orang.

Menanggapi melonjaknya angka pasien positif Covid-19 itu, Badrut Tamam meminta Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dan jajarannya melakukan kinerja yang terukur. Pemkot Surabaya juga diminta berkoordinasi dengan DPRD Surabaya hingga Pemprov Jatim serta stakeholder lainnya agar penyebaran Corona tidak semakin meluas.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.