Sabtu, 25 Jul 2026 23:19 WIB

Sindikat Perampok Bersenpi dan Penadah Antar Provinsi Digulung

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Kamis, 26 Mar 2020 20:37 WIB
Dirreskrimum Polda Jatim Kombes Pol Pitra Andreas (tengah) dan Kasubdit Jatanras Kompol Oki Ahadian (kanan) membeberkan pelaku dan barang bukti
Dirreskrimum Polda Jatim Kombes Pol Pitra Andreas (tengah) dan Kasubdit Jatanras Kompol Oki Ahadian (kanan) membeberkan pelaku dan barang bukti

jatimnow.com - Sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) jenis truk lintas provinsi digulung Tim Resmob Jogoboyo Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim. Dari 10 pelaku yang diringkus, 8 di antaranya adalah penadah.

Dua eksekutor yang ditangkap yaitu Sugianto (53) dan Edi Kuncoro (22), keduanya warga asal Desa Plososari, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Keduanya ditembak kakinya karena melawan dan berusaha kabur saat disergap tim yang dipimpin Kasubdit Jatanras Polda Jatim Kompol Oki Ahadian itu.

Baca Juga: Bidpropam Polda Jatim Tes Urine Puluhan Anggota Polres Kediri Kota

Sedangkan 8 penadahnya yaitu Sutari, M Shofi, M Afandi, ketiganya warga Pasuruan. Kemudian Alman Wahyudi, Deri F Wijaya, Dwi Aprianto, ketiganya asal Surabaya. Lalu Jeremi, warga Sidoarjo; Adi, warga Mojokerto serta Arief warga asal Mojokerto.

Dirreskrimum Polda Jatim Kombes Pol Pitra Andreas Ratulangie mengatakan, sindikat ini merupakan jaringan pelaku curanmor dengan modus pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian dengan kekerasan atau perampokan.

Para perampok truk dan penadah digiring Tim Resmob Jogoboyo Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda JatimPara perampok truk dan penadah digiring Tim Resmob Jogoboyo Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim

"Mereka ada yang beraksi menggunakan senpi dan ketika ada calon korban berusaha melawan, mereka nggak segan menembak atau melumpuhkan, melukai dengan senjata tajam," ujar Pitra di Mapolda Jatim, Jalan Ahmad Yani, Surabaya, Kamis (26/3/2020).

Baca Juga: Kasus Catatan Sipil Endang Dibuka Lagi, Polda Jatim Gelar Perkara Khusus

Pitra menambahkan, dua pelaku itu tercatat sudah beraksi di 10 TKP berbeda. Di antaranya wilayah Lumajang, Probolinggo dan hampir seluruh wilayah Jawa Timur. Mereka juga pernah beraksi di Semarang, Jawa Tengah (Jateng) dan Cirebon, Jawa Barat (Jabar).

Ia membeberkan, para pelaku beraksi menyasar kendaraan yang diparkir di garasi dan halaman rumah. Untuk memuluskan aksinya, tersangka menggunakan kunci T dan L.

"Kendaraan yang dicuri seperti truk, truk semi engkel dan pikap L 300 kemudian dipreteli di sebuah tempat. Setelah dijagal lalu dijual di tempat berbeda," ungkapnya.

Baca Juga: Ayah Hamili Anak Kandung, Wali Kota Surabaya: Saya Harap Dihukum Berat

Dari para pelaku disita 6 pucuk senjata api (senpi), 4 celurit, 7 buah amunisi, 5 buah kunci T dan L, kepala truk dan 1 unit mobil Daihatsu GranMax.

"Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku bisa merakit senjata sendiri. Ini contoh senjata yang mereka rakit menggunakan peluru kaliber 5.56, peluru SE 1 atau peluru E16," bebernya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.