Minggu, 26 Jul 2026 15:59 WIB

Terdampak Corona, Pabrik Pakaian Dalam di Magetan Menjerit

Pertemuan Bupati Suprawoto dengan manajemen pabrik pakaian dalam di Magetan
Pertemuan Bupati Suprawoto dengan manajemen pabrik pakaian dalam di Magetan

jatimnow.com - Perusahaan pakaian dalam, PT Bintang Inti Karya yang berlokasi di Desa Karangsono, Kecamatan Karang Rejo, Kabupaten Magetan mengeluh tidak mampu membayar gaji karyawannya karena produksinya macet terpengaruh Virus Corona (Covid-19).

"Kami tidak ada bahan baku karena kan kiriman dari Cina. Makanya penghasilan perusahaan menyusut," kata perwakilan perusahaan, Hidayat yang hadir dalam pertemuan di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Magetan, Kamis (26/3/2020).

Baca Juga: Awal 2026, 315 Istri di Bojonegoro Gugat Cerai Suami

Ia menyebut, pihaknya kesulitan membayar keseluruhan gaji karyawan pada Bulan Februari. Yang dibayar hanya baru separuh oleh perusahaan pada Selasa (24/03) lalu.

"Jumlah karyawan ada 2.300 dan untuk total gaji karyawan sebanyak Rp 2 Miliar," ujarnya.

Menurutnya, ada 10 poin tuntutan karyawan yang disepakati oleh PT Bintang Karya Inti. Diantaranya pembayaran gaji yang molor satu bulan segera dibayarkan.

Jumlah pembayaran gaji 50 persen yang tidak sesuai dengan slip gaji, meminta kejelasan gaji Bulan Maret 2020, pembayaran BPJS yang menunggak sejak akhir Tahun 2019.

"Kami dari manajemen PT Bintang Inti Karya sudah menerima semua keluhan karyawan. Memang ada sedikit jarak di sini cuma diselesaikan dengan baik," ujarnya.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Lantik Bupati Magetan, 3 Program Prioritas Menanti

Bupati Magetan, Suprawoto mengatakan pihak pemerintah daerah hadir pada permasalahan perusahaan pakaian dalam yang mengalami kesulitan.

Merebaknya wabah Virus Corona juga membuat perusahaan kesulitan menjual produk mereka ke Jerman karena negara tujuan melakukan lockdown.

"Pemerintah daerah akan menjembatani dengan pihak ketiga yang bisa memberi bantuan," katanya.

Saat ini pemerintah daerah masih memastikan pihak ketiga tersebut untuk memberikan bantuan kepada perusahan.

Baca Juga: Indonesia Bergabung dengan GAVI, Siap Donasi USD30 Juta

Bupati Suprawoto belum bisa memastikan kapan pihak ke 3 akan bisa memberikan bantuan kepada perusahaan untuk membayar gaji karyawan.

"Masih kita bicarakan, mudah-mudahan tidak lama karena ini bukan uang cash di kantong," tandasnya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.