Senin, 27 Jul 2026 04:09 WIB

Satu Terduga Teroris yang Ditembak Mati Serang Petugas Gunakan Parang

Petugas melakukan penggeledahan di rumah terduga teroris di Batang, Jawa Tengah (Foto: Antara/Koramil Subah)
Petugas melakukan penggeledahan di rumah terduga teroris di Batang, Jawa Tengah (Foto: Antara/Koramil Subah)

jatimnow.com - Tim Densus 88 Antiteror Polri telah menangkap lima terduga teroris di wilayah Kabupaten Batang, Jawa Tengah pada Rabu (25/3/2020). Satu terduga teroris ditembak mati.

"Benar telah dilakukan penegakan hukum oleh tim Densus 88 di wilayah hukum Polres Batang terhadap lima orang," kata Kapolres Batang, AKBP Abdul Waras, Kamis (26/3/2020).

Baca Juga: Densus 88 Amankan 3 Orang Terduga Teroris di Kota Batu

Baca juga: Densus 88 Ringkus Lima Terduga Teroris di Batang, Satu Tewas Ditembak

Dari lima orang yang ditangkap tersebut, ada satu terduga teroris menyerang petugas menggunakan parang panjang sehingga dilakukan tindakan tegas‎ dan terukur.

"Dari lima orang yang ditangkap, satu (terduga teroris) dilakukan tindakan tegas yang mengakibatkan meninggal dunia. Hal itu karena yang bersangkutan melawan petugas," katanya.

Abdul mengatakan kelimanya masuk dalam jaringan teroris dan dari hasil penggeledahan ditemukan bahan-bahan yang digunakan untuk merakit bom.

Sebelumnya, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono telah membenarkan informasi mengenai Densus 88 menembak mati seorang terduga teroris di Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

Baca Juga: 9 Rotator Mobil Satlantas Polres Tulungagung Dipasang Stiker Film

"‎Ya betul ada kegiatan dari Densus 88 di Batang, Jawa Tengah," kata Brigjen Argo.

Selain menembak terduga teroris berinisial Mt, Densus 88 juga menangkap dua orang yang diduga masih ada hubungan kekerabatan dengan Mt yakni Sw dan Ry.

Setelah dilakukan penangkapan berikut penggeledahan, ‎Argo menambahkan para terduga teroris telah dibawa Densus 88 untuk diperiksa.

Sementara jenazah Mt dibawa ke RS Bhayangkara Semarang, Jawa Tengah untuk diautopsi.

Baca Juga: Dari Cikeas Bogor, Napiter Asal Gresik dan Malang Dipindah ke Kediri

 

Lihat Artikel Asli

DisclaimerBerita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.