Senin, 27 Jul 2026 03:12 WIB

Gresik Darurat Corona, Penyemprotan Disinfektan Dimulai Hari ini

Tim Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Pemkab Gresik
Tim Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Pemkab Gresik

jatimnow.com - Tim Gugus Tugas Pencegahan Virus Corona (Covid-19) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik memutuskan status Gresik menjadi darurat Corona.

Pengumuman tersebut disampaikan oleh Komandan Tim Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Pemkab Gresik, Nadlif di Ruang Putri Cempo, Kantor Bupati Gresik, Senin (23/3/2020) sore.

Baca Juga: Demam Piala Dunia 2026 Warnai MPLS di SMP Muhammadiyah 12 Gresik Kota Baru

Nadlif menjelaskan, status darurat Corona ini diputuskan setelah Tim Gugus Tugas mempertimbangkan beberapa aspek.

"Pertama karena letak geografis Kabupaten Gresik sebagai wilayah yang berbatasan langsung dengan Kota Surabaya yang kini telah ditetapkan sebagai zona merah. Itu menjadikan Gresik memiliki resiko tinggi penyebaran Virus Corona," ungkap Nadlif.

Faktor kedua yaitu masyarakat Gresik banyak yang menjadi tenaga kerja Indonesia (TKI) di beberapa negara yang telah terjangkit Corona seperti Malaysia, Singapura dan Cina. Sedang faktor ketiga adalah banyaknya perusahaan-perusahaan di Gresik yang mempekerjakan tenaga kerja asing (TKA).

Baca Juga: Gandeng Akademisi, PLN Edukasi Petani Gresik Gunakan Teknologi Sensor Pertanian

"Atas dasar itulah kami bersama Bupati Gresik akhirnya memutuskan untuk menaikan status Gresik sebagai darurat Corona," tegas pria yang juga menjabat sebagai Plh. Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik itu.

Sementara Sekretaris Tim Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Gresik, Saifudin Ghozali membeberkan data terkini di Kabupaten Gresik terdapat 620 orang dalam risiko (ODR), 33 orang dalam pemantauan (ODP) serta 7 pasien dalam pengawasan (PDP).

"Untuk itu kami meminta masyarakat Kabupaten Gresik agar terus waspada terhadap sebaran Covid-19," ujar Saifudin.

Baca Juga: Tercebur Sumur 15 Meter, Kakek 98 Tahun di Kedamean Gresik Ditemukan Tewas

Sebagai upaya menanggulangi penyebaran Virus Corona, timnya akan melakukan penyemprotan disinfektan secara intensif mulai 24 hingga 26 Maret 2020.

"Konsentrasi awal kami melakukan penyemprotan disinfektan adalah perkantoran, rumah sakit, puskesmas, pasar dan tempat ibadah," tandas Ghozali.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.