Selasa, 09 Jun 2026 22:25 WIB

Jurnalis di Grahadi Divaksin Influenza dan Rapid Test Corona

  • Penulis : Jajeli Rois
  • | Minggu, 22 Mar 2020 17:57 WIB
Para jurnalis yang bertugas meliput di Gedung Negara Grahadi divaksin influenza
Para jurnalis yang bertugas meliput di Gedung Negara Grahadi divaksin influenza

jatimnow.com - Kondisi kesehatan para jurnalis atau awak media yang setiap harinya bertugas meliput di Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya turut menjadi perhatian Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Dimulai Sabtu (21/3/2020) malam, para jurnalis difasilitasi untuk melakukan rapid test Virus Corona (Covid-19) dan juga diberikan vaksin influenza. Harapannya, seluruh jurnalis yang bertugas di Grahadi terpantau kesehatannya dan dalam kondisi prima selama bertugas.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Teman-teman reporter ini kan aktivitasnya banyak, orang yang ditemui juga heterogen. Sebagai bentuk perhatian kami, kami memberikan kesempatan mereka untuk dilakukan rapid test Covid-19 dan juga vaksin influenza," tutur Gubernur Khofifah, Minggu (22/3/2020).

Alat rapid test Covid-19 ini sebagai screening bagi masyarakat untuk mengetahui kondisi tubuhnya. Rapid test tersebut mirip dengan alat rapid test yang akan digunakan untuk tes secara massal yang kini alatnya sedang dipesan di kementerian pusat.

"Kalau alat digunakan untuk tes cepat massal InsyaAllah Senin akan mulai datang. Jadi ini beberapa alat rapid test kita prioritaskan untuk teman-teman media yang bertugas di Grahadi," terang Gubernur Khofifah.

Total ada sebanyak 20 jurnalis baik dari media online, cetak, televisi maupun radio yang dilakukan tes cepat Covid-19. Rencananya rapid test juga akan dilanjutkan secara bertahap seiring dengan pengadaan alatnya. Selain itu untuk suntik vaksin influenza ada sebanyak 40 orang.

Dengan disuntik vaksin influenza, Gubernur Khofifah berharap ketahanan tubuh reporter juga lebih meningkat.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Sementara itu Ahli Patologi Klinik Jatim Prof dr Aryati MS menyebut bahwa rapid test ini sistemnya adalah untuk mengetahui antibodi SARS-Cov-2 yang dibentuk dalam diri seorang. Sistemnya adalah dengan pengambilan sample darah. Yang kemudian diteteskan dalam alat yang berbentuk stick uji.

"Deteksi antibodi SARS Cov-2 ini lewat darah yang diambil whole blood, besok akan datang lagi dua kotak lagi dengan jumlah 40 dan besoknya datang 200 lagi. Berkala memang, karena kalau beli ini juga inden. Jadi ini tes deteksi antibodi SARS-COV-2 penyebab covid-19," paparnya.

Tes Antibodi yang dilakukan dengan uji darah ini beda dengan swab. Jadi jika dalam rapid test ini yang dideteksi adalah adanya antibodi yang terbentuk dalam tubuh akibat virus SARS-COV-2 penyebab covid-19.

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

Jika dalam rapid test ini hasilnya negatif, maka ada dua kemungkinan. Yang pertama adalah karena memang tidak ada virus SARS-COV-2. Atau kemungkinan kedua karena belum terbentuk antibodi di dalam tubuh karena virus masih dalam masa inkubasi.

"Karena itu kalau hasilnya negatif bisa disarankan untuk mengulang tesnya kembali di antara tujuh hingga delapan hari ke depan," ungkap Aryati.

Jika positif pun, ada baiknya dilakukan tes swab. Sebab juga ada dua kemungkinan. Yaitu apakah memang benar positif atau yang kedua antibodi yang terbentuk adalah antibodi dari jenis virus corona yang lain.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.