Jumat, 12 Jun 2026 14:45 WIB

Wabah Virus Corona

Aksi Mahasiswa Semprotkan Disinfektan di Masjid untuk Salat Jumat

Mahasiwa Jawa Timur Peduli Covid-19 melakukan penyemprotan disinfektan di Masjid Al Jihad Kejawan Putih Tambak, Mulyorejo, Surabaya
Mahasiwa Jawa Timur Peduli Covid-19 melakukan penyemprotan disinfektan di Masjid Al Jihad Kejawan Putih Tambak, Mulyorejo, Surabaya

jatimnow.com - Himpunan mahasiswa yang tergabung dalam Mahasiwa Jawa Timur Peduli Covid-19, melakukan aksi sterilisasi atau penyemprotan disinfektan di Masjid Al Jihad Kejawan Putih Tambak, Mulyorejo, Surabaya.

Mahasiswa itu berasal dari Himpunan Mahasiswa (Hima) Teknik Perkapalan Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG), Hima Sthapati-Aritektur ITS Surabaya dan berbagai eleman masyarakat. Mereka melakukan penyemprotan disinfektan di Madjid Al Jihad sebelum dipakai untuk Salat Jumat.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Penyemprotan disinfektan-antiviral pada masjid atau tempat ibadah kami lakukan karena menjadi salah satu fasilitas umum yang berpotensi dan rentan terhadap penyebaran Virus Corona (Covid-19)," kata Ketua Hima Sthapati ITS, Muhammad Habib Alfakhri, Jumat (20/3/2020).

"Kami memilih tempat ibadah dengan harapan menjadikan tempat ibadah tidak dijauhi oleh umatnya. Karena pada hakekatnya tempat ibadah adalah tempat memohon dan tempat berserah diri umat kepada Tuhannya," tambah Habib.

Menurutnya, aksi itu diinisiasi dari Surabaya, Gresik dan Sampang. Dan diharapkan terus meluas ke wilayah-wilayah di Jawa Timur agar menjadi sebuah gerakan aksi yang bergulir, massif dan berkelanjutan yang bisa diadopsi oleh kelompok masyarakat lainnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Upaya nyata ini bisa terealisasi berkat upaya dari kawan-kawan mahasiswa serta donasi dan partisipasi dari berbagai pihak. Di antaranya petani (peralatan penyemprot) dan peternak (sisa chlorin). Kami memilih Chlorin karena merupakan bahan baku yang efektif dan harga terjangkau," sambung  Ketua Hima Tekpal UMG, M. Fikri Anwar.

Fikri menyebut, pada kondisi seperti sekarang, sulit mendapatkan chlorin dengan mutu yang bagus sebagai bahan disinfektan-antiviral. Atas itu, dia mendorong BUMD terkait bisa turut berpartisipasi.

"Seperti misalnya PDAM yang memiliki stok bahan chlorin sebagai salah satu zat aktif pembasmi virus (grate industri) dan juga mengetahui jaringan distribusinya. Tentunya bisa melakukan aksi serupa ataupun turut serta memberikan bantuan dan menyalurkan bahan tersebut kepada elemen masyarakat yang sedang bergerak dan membutuhkannya," ungkap Fikri.

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

"Gerakan ini mungkin hanyalah butiran buih dalam samudra alam raya. Namun demikian kami berharap bahwa ini merupakan tindakan riil sebagai bagian kecil sumbangsih nyata kami mahasiswa Indonesia buat masyarakat dan bangsa," tandasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.