Kamis, 23 Jul 2026 10:23 WIB

Wabah Virus Corona

Mengenal Tradisi Salawat Li Khomsatun di Gresik

Tradisi salawat Li Khomsatun di Gresik untuk menangkal wabah penyakit menular (Foto: NUGres)
Tradisi salawat Li Khomsatun di Gresik untuk menangkal wabah penyakit menular (Foto: NUGres)

jatimnow.com - Sejumlah wilayah di Gresik mulai marak menggelar doa bersama dengan membaca salawat Li Khomsatun yang diyakini sebagian masyarakat terutama warga Nahdliyin sebagai salah satu penangkal wabah penyakit menular.

Menurut Hisbullah Huda, salah seorang warga Bedanten, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, pembacaan salawat Li Khomsatun merupakan tradisi leluhur yang telah dilakukan secara turun temurun sebagai perisai atau tolak balak.

Baca Juga: Panitia Muktamar NU Mulai Susun Cetak Biru Persiapan di Tambakberas Jombang

"Ini adalah doa kepada Allah SWT agar kami dihindarkan dari berbagai macam penyakit menular khususnya Virus Corona. Dan ini bukan yang pertama kali dilakukan, sesepuh kami juga melakukan hal yang sama jika terjadi wabah penyakit menular," jelas Huda, Kamis (19/3/2020).

Pembacaan salawat Li Khomsatun umumnya dilakukan secara beramai-ramai pada malam hari selepas Salat Isya'. Kegiatan ini biasanya diawali dari depan masjid setempat kemudian para jemaah berjalan mengelilingi kampung sambil membaca salawat Li Khomsatun.

Baca Juga: Demam Piala Dunia 2026 Warnai MPLS di SMP Muhammadiyah 12 Gresik Kota Baru

"InsyaAllah kalau yang bersalawat banyak akan semakin qobul. Karena itu kami melakukannya beramai-ramai," sambung Ahmad Zainudidin, Ketua Remaja Masjid Kiai Gede Bungah.

Sementara itu Kepala Desa Gredek, Kecamatan Duduk Sampeyan, Kabupaten Gresik, Ghopar menambahkan, warganya juga akan menggelar acara serupa pada Minggu (22/3/2020). Bahkan acara tersebut rencananya akan dikemas dengan kirab obor.

Baca Juga: Gandeng Akademisi, PLN Edukasi Petani Gresik Gunakan Teknologi Sensor Pertanian

"Acaranya mulai jam 19.30 Wib. Titik kumpulnya di Makam Syaikh Wuryadi atau Raden Ronggo Jati yang merupakan leluhur kami," ujar Ghopar.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.