Minggu, 26 Jul 2026 21:29 WIB

Wabah Virus Corona

Tiga Event Hari Jadi Surabaya yang Melibatkan Warga Ditunda

Surabaya Vaganza (foto dokumen)
Surabaya Vaganza (foto dokumen)

jatimnow.com - Penundaan tiga event untuk memeriahkan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-727 sebagai upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengantisipasi pencegahan penularan Virus Corona (Covid-19).

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Surabaya, Antiek Sugiharti mengatakan penundaan sementara kegiatan rangkaian HJKS ini sebagai langkah meminimalisir kontak atau hubungan langsung. Sebab, dalam event tersebut, terjadi pengerahan massa yang dinilai cukup besar.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Baca juga: Sederet Event Hari Jadi ke-727 Kota Surabaya Dikabarkan Ditunda

"Setelah rapat kemarin dengan situasi pengerahan massa yang cukup besar di event-event itu, sehingga untuk mengantisipasi situasi seperti ini (Covid-19), maka hasil rapat kita memutuskan untuk menunda pelaksanaannya," kata Antiek, Selasa (17/3/2020).

Ia menjelaskan, ketiga event HJKS ke-727 yang dilakukan penundaan sementara itu adalah Festival Rujak Uleg yang rencananya digelar pada Sabtu (5/4/2020), Grand Final Cak dan Ning, pada Kamis (9/4/2020) dan Surabaya Vaganza, yang akan dilaksanakan pada Sabtu (12/4/2020).

"Jadi tiga event besar itu kita tunda sementara, karena melibatkan banyak orang. Seperti Festival Rujak Uleg itu lebih dari 1500 orang peserta dan Surabaya Vaganza dengan banyaknya masyarakat," katanya.

Di samping itu, beberapa pimpinan perusahaan atau instansi yang menjadi peserta Surabaya Vaganza juga menyatakan mundur sebagai langkah antisipasi untuk mencegah penularan Covid-19.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Surabaya Vaganza melibatkan begitu banyak masyarakat. Karena banyak juga kebijakan perusahaan dan pimpinannya untuk mundur, sehingga kita ambil keputusan itu (ditunda)," terangnya.

Antiek memastikan, pihaknya akan kembali mengkaji bersama pihak-pihak terkait kapan event tersebut bisa dilaksanakan. Tentunya dengan melihat situasi dan kondisi perkembangan Covid-19.

"Nanti kita lihat setelah situasi kondisinya stabil, kita informasikan lebih lanjut kapan penundaan waktu dan sebagainya," kata dia.

Sedangkan untuk event Surabaya Cross Culture Festival (SCCF) yang berencana dilaksanakan pada 5 - 9 Juli 2020, juga masih dilakukan pertimbangan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Antiek menyebut, meski masih berlangsung pada beberapa bulan ke depan, namun pihaknya belum bisa memastikan apakah event tersebut ditunda atau tetap dilaksanakan.

"Itu juga masih dipertimbangkan, nanti apakah Juli ini bisa dilaksanakan, kita lihat situasi apakah sudah bisa, kalau belum nanti juga diundur," pungkasnya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.