Selasa, 28 Jul 2026 17:30 WIB

Gubernur Khofifah Ingatkan Pentingnya Bangun Sinergitas di Jatim

  • Penulis : Jajeli Rois
  • | Selasa, 10 Mar 2020 16:07 WIB
Gubernur Khofifah bersama Pangdam V/Brawijaya
Gubernur Khofifah bersama Pangdam V/Brawijaya

jatimnow.com - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengingatkan pentingnya membangun sinergitas antara Forkopimda, tokoh masyarakat, dan tokoh agama di semua lini.

"Kebersamaan terus kita bangun. Kalau semua berjalan kondusif akan menjadi kebersamaan yang kuat. Dan hal ini akan menjadi pondasi bagaimana membawa Jatim lebih maju dan unggul," kata Khofifah saat memberikan pengarahan Rapat Pimpinan (Rapim) Kodam V/Brawijaya Tahun 2020 di Gedung Balai Prajurit, Selasa (10/3/2020).

Baca Juga: Bidpropam Polda Jatim Tes Urine Puluhan Anggota Polres Kediri Kota

Sinergitas antara Gubernur, Pangdam V/Brawijaya dan Kapolda Jatim wajib membangun strong partnership. Dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama juga harus dibangun hubungan yang harmonis.

Menurutnya, sinergitas ini penting untuk terus dijaga dan diperkuat di Jatim. Sehingga suasana kondusif, aman, damai dan terkendali dapat tercapai. Harapannya pertumbuhan ekonomi, penurunan kemiskinan dan penurunan pengangguran juga dapat tercapai.

"Apa yang kita harapkan dari pertumbuhan ekonomi akan meneteskan kesejahteraan yang baik, menurunkan kemiskinan yang signifikan dan menurunkan pengangguran. Itu baru bisa didapatkan dari suasana yang kondusif, aman, damai dan terkendali," jelas Khofifah.

Ia melanjutkan, pada dasarnya implementasi tiga pilar strategis di jajaran pemerintahan daerah baik provinsi, kabupaten/kota.

Tiga pilar strategis memang harus terkonsolidasikan dari berbagai dinamika yang muncul, serta kesiapan-kesiapan apa yang akan menjadi agenda di masing-masing.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Rotasi 6 Pejabat Pemprov Jatim, Ini Susunannya

Gubernur Khofifah juga mengingatkan kepada para peserta Rapim bahwa pada Tahun 2020 ini akan dilaksanakan Pilkada serentak 19 kabupaten/kota di Jatim.

Semua hal ini dilakukan antara lain untuk mempersiapkan pelaksanaan Pemilukada Serentak yang aman damai dan kondusif.

"Hari ini rakor di jajaran Kodam, sebelumnya rakor di jajaran Polda Jatim. Dan bersama bupati/walikota sama-sama melakukan antisipasi. Juga dengan elemen strategis lain juga disampaikan tolong Jaga Jawa Timur, tolong jaga demokrasi agar berjalan kondusif dan berkualitas," pungkasnya.

Hubungan Komunikasi dan Sinergitas TNI-Polri Luar Biasa di Jatim

Baca Juga: Misi Dagang Jatim-Riau Naik 3 Kali Lipat, Transaksi Tembus Rp 1 Triliun

Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan mengatakan hubungan komunikasi dan sinergitas TNI Polri luar biasa di Jatim. Pengamanan kegiatan besar berjalan dengan baik dengan adanya hubungan yang baik TNI Polri.

Dijelaskan, sinergitas merupakan kunci dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan khususnya menjelang Pilkada Serentak 2020. Dalam rangka mengamankan Pilkada akan melibatkan sebanyak 16.634 personil Polri 6.252 personil TNI.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.