Minggu, 26 Jul 2026 05:03 WIB

Cabuli Pacar, Remaja Putus Sekolah Dipolisikan

Ilustrasi
Ilustrasi

jatimnow.com - Seorang remaja putus sekolah yang sehari-hari berkerja sebagai tukang sortir sampah plastik ditangkap polisi akibat mencabuli pacarnya. Remaja berumur 15 tahun itu ditangkap Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya.

"Pelaku dan korban dibawa ke sini (Polrestabes) setelah orangtua korban mendapati keduanya berada di rumah pelaku," kata Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Ardian Satrio Utomo, Senin (9/3/2020).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Ardian menambahkan, pelaku mengenal korban dari Grup WhatsApp. Sebab keduanya bergabung dalam grup tersebut.

"Di grup itulah keduanya berkenalan dan saling berbalas pesan pribadi. Dari percakapan itu, pelaku berhasil mengajak bertemu korban," kata Alumni AKPOL Tahun 2006 ini.

Setelah kurang lebih dua bulan menjalin hubungan, pelaku mulai memberanikan diri untuk mengajak jalan-jalan korban. Mereka pun beberapa kali kopi darat sekaligus keliling kota mengendarai motor pelaku. Pelaku mulai melancarkan aksinya dengan mengajak korban ke kawasan Jembatan Tol Waru, Jalan Brigjen Katamso, Sidoarjo.

"Saat akan diajak jalan-jalan itu pelaku dengan sesekali merayu korban hingga melakukan aksi pencabulan. Pelaku mendorong korban ke atas aspal kemudian menyetubuhi korban di pinggir jalan," ujar Ardian.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Pelaku kemudian mengajak korban pulang ke rumahnya dengan dalih hari sudah terlalu malam, sehingga korban terpaksa bermalam di rumah pelaku. Keesokan harinya, pelaku kembali mengulangi perbuatan cabulnya.

"Pelaku kembali mengulangi perbuatannya saat rumahnya dalam keadaan sepi. Pelaku berjanji akan mengantar korban ke rumah," ungkap mantan Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak itu.

Orangtua korban kaget setelah mendapat telepon dari guru anaknya. Sebab gurunya menanyakan keberadaan korban yang hari itu tidak masuk sekolah tanpa alasan. Mengetahui itu, orangtua korban mendatangi sekolah untuk mencari keberadaan anaknya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Dari itu beberapa guru dan orangtua mencari korban hingga mendapati korban berada di rumah pelaku," tandas Ardian.

Setelah itu, orangtua dan guru korban membawa korban berikut pelaku ke Mapolrestabes Surabaya. Setelah diperiksa intensif, pelaku kemudian ditetapkan sebagai tersangka.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.