Rabu, 10 Jun 2026 07:30 WIB

Cabuli Pacar, Remaja Putus Sekolah Dipolisikan

Ilustrasi
Ilustrasi

jatimnow.com - Seorang remaja putus sekolah yang sehari-hari berkerja sebagai tukang sortir sampah plastik ditangkap polisi akibat mencabuli pacarnya. Remaja berumur 15 tahun itu ditangkap Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya.

"Pelaku dan korban dibawa ke sini (Polrestabes) setelah orangtua korban mendapati keduanya berada di rumah pelaku," kata Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Ardian Satrio Utomo, Senin (9/3/2020).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Ardian menambahkan, pelaku mengenal korban dari Grup WhatsApp. Sebab keduanya bergabung dalam grup tersebut.

"Di grup itulah keduanya berkenalan dan saling berbalas pesan pribadi. Dari percakapan itu, pelaku berhasil mengajak bertemu korban," kata Alumni AKPOL Tahun 2006 ini.

Setelah kurang lebih dua bulan menjalin hubungan, pelaku mulai memberanikan diri untuk mengajak jalan-jalan korban. Mereka pun beberapa kali kopi darat sekaligus keliling kota mengendarai motor pelaku. Pelaku mulai melancarkan aksinya dengan mengajak korban ke kawasan Jembatan Tol Waru, Jalan Brigjen Katamso, Sidoarjo.

"Saat akan diajak jalan-jalan itu pelaku dengan sesekali merayu korban hingga melakukan aksi pencabulan. Pelaku mendorong korban ke atas aspal kemudian menyetubuhi korban di pinggir jalan," ujar Ardian.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Pelaku kemudian mengajak korban pulang ke rumahnya dengan dalih hari sudah terlalu malam, sehingga korban terpaksa bermalam di rumah pelaku. Keesokan harinya, pelaku kembali mengulangi perbuatan cabulnya.

"Pelaku kembali mengulangi perbuatannya saat rumahnya dalam keadaan sepi. Pelaku berjanji akan mengantar korban ke rumah," ungkap mantan Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak itu.

Orangtua korban kaget setelah mendapat telepon dari guru anaknya. Sebab gurunya menanyakan keberadaan korban yang hari itu tidak masuk sekolah tanpa alasan. Mengetahui itu, orangtua korban mendatangi sekolah untuk mencari keberadaan anaknya.

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

"Dari itu beberapa guru dan orangtua mencari korban hingga mendapati korban berada di rumah pelaku," tandas Ardian.

Setelah itu, orangtua dan guru korban membawa korban berikut pelaku ke Mapolrestabes Surabaya. Setelah diperiksa intensif, pelaku kemudian ditetapkan sebagai tersangka.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.