Jumat, 12 Jun 2026 18:39 WIB

RSU dr Soewandi Minta Postingan Pasien di Medsos Dihapus

RSU dr Soewandi Surabaya
RSU dr Soewandi Surabaya

jatimnow.com - RSU dr Soewandi Surabaya meminta Ikas Choirul Iklani, keluarga pasien yang mengaku dibentak petugas saat mengantre untuk menghapus video yang sudah dipostingnya di media sosial. Rumah sakit milik Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya itu juga memastikan tidak ada pembentakan.

"Tidak ada pembentakan, juga tidak ada penelantaran," kata Wakil Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan RSU dr Soewandi, Drg Rince Pangalila saat diwawancara live bersama Radio Suara Surabaya, Kamis (5/3/2020) malam.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Dalam wawancara itu Rince juga menjelaskan bahwa RSU dr Soewandi sudah mendatangi alamat yang tercantum di media sosial tersebut, tetapi tidak bertemu dengan Ikas Choirul Iklani.

"Rumah sakit sudah mendatangi alamat yang tercantum di sosmed tersebut, tetapi tidak ada orangnya sama sekali. Kemudia disuruh katanya ke Putat apa gitu, didatangi juga nggak ada," tuturnya.

Ia juga menjelaskan standar operasional prosedur (SOP) penanganan di instalasi gawat darurat (IGD) rumah sakit.

Baca juga:  

"Semua masyarakat yang datang ke IGD minta didulukan. Terus siapa yang mau didulukan sama dokternya? Itu berdasarkan kegawatdaruratan, bukan berdasarkan antrean. Itu yang harus dipahami oleh masyarakat," paparnya.

"Tidak ada rumah sakit yang menelantarkan pasien. Semua dokter dan petugas di rumah sakit senang mengobati pasien hingga menjadi sembuh," tambah Rince.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Meski petugas RSU dr Soewandi berhasil belum bertemu Ikas, Rince meminta kepada Ikas menghapus postingan videonya yang sudah tersebar di media sosial (medsos).

"Saya cuman minta video itu mohon dihapus. Karena itu bisa kena sanksi tentang distribusi informasi yang tidak benar, tentang informasi yang memang tidak pada tempatnya," jelasnya.

"Memvideo itu merupakan suatu larangan yang memang tidak boleh karena itu tentang kerahasiaan pasien. Jadi dokter maupun petugas mempunyai kewajiban untuk menyimpan rahasia pasien, kecuali pasien sendiri yang ingin membuka penyakitnya sendiri ke publik," sambung Rince.

Rince berharap Ikas mendengar statement-nya tersebut, sehingga Ikas bisa sadar bahwa apa yang diviralkan itu salah.

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

"Sehingga dia akan sadar, mengklarifiasi ke rumah sakit ataupun menghapus unggahan yang ada di medsos sehingga pihak rumah sakit tidak akan memperpanjang masalah tersebut," tandas Rince.

Memang, dalam unggahannya, akun Facebook Ikas Choirul Iklani pada pukul 08.37 Wib, Rabu (4/3/2020) mengaku dibentak-bentak oleh petugas RSU dr Soewandi.

Dalam portingannya itu, ia mengaku mengantarkan anaknya yang sakit untuk antre mendapat penanganan. Ia juga menyertakan tiga video berisi peristiwa di RSU dr Soewandi tersebut.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.