Selasa, 28 Jul 2026 14:51 WIB

RSU dr Soewandi Minta Postingan Pasien di Medsos Dihapus

RSU dr Soewandi Surabaya
RSU dr Soewandi Surabaya

jatimnow.com - RSU dr Soewandi Surabaya meminta Ikas Choirul Iklani, keluarga pasien yang mengaku dibentak petugas saat mengantre untuk menghapus video yang sudah dipostingnya di media sosial. Rumah sakit milik Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya itu juga memastikan tidak ada pembentakan.

"Tidak ada pembentakan, juga tidak ada penelantaran," kata Wakil Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan RSU dr Soewandi, Drg Rince Pangalila saat diwawancara live bersama Radio Suara Surabaya, Kamis (5/3/2020) malam.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Dalam wawancara itu Rince juga menjelaskan bahwa RSU dr Soewandi sudah mendatangi alamat yang tercantum di media sosial tersebut, tetapi tidak bertemu dengan Ikas Choirul Iklani.

"Rumah sakit sudah mendatangi alamat yang tercantum di sosmed tersebut, tetapi tidak ada orangnya sama sekali. Kemudia disuruh katanya ke Putat apa gitu, didatangi juga nggak ada," tuturnya.

Ia juga menjelaskan standar operasional prosedur (SOP) penanganan di instalasi gawat darurat (IGD) rumah sakit.

Baca juga:  

"Semua masyarakat yang datang ke IGD minta didulukan. Terus siapa yang mau didulukan sama dokternya? Itu berdasarkan kegawatdaruratan, bukan berdasarkan antrean. Itu yang harus dipahami oleh masyarakat," paparnya.

"Tidak ada rumah sakit yang menelantarkan pasien. Semua dokter dan petugas di rumah sakit senang mengobati pasien hingga menjadi sembuh," tambah Rince.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Meski petugas RSU dr Soewandi berhasil belum bertemu Ikas, Rince meminta kepada Ikas menghapus postingan videonya yang sudah tersebar di media sosial (medsos).

"Saya cuman minta video itu mohon dihapus. Karena itu bisa kena sanksi tentang distribusi informasi yang tidak benar, tentang informasi yang memang tidak pada tempatnya," jelasnya.

"Memvideo itu merupakan suatu larangan yang memang tidak boleh karena itu tentang kerahasiaan pasien. Jadi dokter maupun petugas mempunyai kewajiban untuk menyimpan rahasia pasien, kecuali pasien sendiri yang ingin membuka penyakitnya sendiri ke publik," sambung Rince.

Rince berharap Ikas mendengar statement-nya tersebut, sehingga Ikas bisa sadar bahwa apa yang diviralkan itu salah.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Sehingga dia akan sadar, mengklarifiasi ke rumah sakit ataupun menghapus unggahan yang ada di medsos sehingga pihak rumah sakit tidak akan memperpanjang masalah tersebut," tandas Rince.

Memang, dalam unggahannya, akun Facebook Ikas Choirul Iklani pada pukul 08.37 Wib, Rabu (4/3/2020) mengaku dibentak-bentak oleh petugas RSU dr Soewandi.

Dalam portingannya itu, ia mengaku mengantarkan anaknya yang sakit untuk antre mendapat penanganan. Ia juga menyertakan tiga video berisi peristiwa di RSU dr Soewandi tersebut.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.