Minggu, 07 Jun 2026 19:40 WIB

Pertemuan Risma dan Gibran: Makan Pecel hingga Kuliah Kilat

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat bertemu Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Presiden Jokowi di Solo (Foto: Farizal Tito/jatimnow.com)
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat bertemu Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Presiden Jokowi di Solo (Foto: Farizal Tito/jatimnow.com)

jatimnow.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini membeberkan pertemuannya dengan Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Presiden Joko Widodo di Solo, Rabu (4/3/2020). Keduanya bertemu sambil makan siang di rumah makan pecel Jalan Prof Dr Soepomo, Surakarta.

Wali Kota Risma membeberkan pertemuannya itu terlaksana setelah dirinya mendapatkan kabar bahwa Gibran ingin bertemu dengannya.

Baca Juga: Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar di Tuban, Stok Bahan Pokok Aman

"Kemarin saya dapat kabar Mas Gibran pingin ketemu saya. Terus hari ini kebetulan saya ada di solo, saya ketemu sama Mas Gibran," kata Wali Kota Risma kepada wartawan.

Wali Kota Risma menjelaskan, dalam pertemuan sekitar dua jam itu, Gibran ingin mengetahui beberapa program yang telah dijalankan Wali Kota Risma selama memimpin Kota Surabaya.

"Tanya gimana program di Surabaya. Masalah gimana meningkatkan perekonomian warga. Jadi kesejahteraan warga. Mas Gibran tertarik di situ," jelas wali kota perempuan pertama di Kota Pahlawan itu.

"Saya paparkan apa yang pernah saya lakukan di Surabaya. Misalkan untuk pemberdayaan UKM, pemberdayaan anak muda, gimana misalkan pemberdayaan untuk para petani, toko kelontong, urban farming dan lain sebagainya," sambung Wali Kota Risma.

Pertemuan itu, lanjut Wali Kota Risma, juga atas perintah Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri agar dirinya memotivasi kader muda yang saat ini akan maju dalam pilkada.

"Kemarin ibu (Megawati) menyampaikan bahwa kita bisa saling belajar antar kader. Untuk anak muda, Mas Gibran belajar bagaimana kita membuat UKM untuk anak muda, bagaimana membuat start up. InsyaAllah nanti kita akan lanjutkan komunikasi. Kita udah pernah bertemu kok, udah lama sekali," ungkap Wali Kota Risma.

Baca Juga: Hujan di Solo Tercemar Mikroplastik Serat, Apa Dampaknya bagi Kesehatan?

Ia mengaku, saat memberikan motivasi kepada para kader muda, ia juga sambil belajar untuk menyerap perkembangan apa saja yang saat ini telah dijalankan para pemuda.

"Menurut saya memang kalau kita dari PDIP, ibu ketua umum menyampaikan, yang muda supaya nanti saat kita turun, yang muda ini enggak katro, enggak ketinggalan karena sudah dilibatkan sejak awal. Karena memang kan kita banyak pengurus DPP yang tua-tua. Kalau anak muda ini tumbuh kan bisa tertarik di partai bisa menjadi kader di politik kemudian akan membawa wajah baru," ujarnya.

"Saya pun belajar sama anak-anak muda dan saya komunikasi supaya saya bisa menangkap isu-isu sebenarnya, isu-isu yang berkembang itu apa saja," tambah Wali Kota Risma.

Wali Kota Risma berkeyakinan bahwa Gibran yang menjadi bakal calon wali kota Solo akan lebih mampu dalam pilkada.

Baca Juga: 82,2% Warga Jatim Puas Kinerja Prabowo Selama Setahun, Program MBG Jadi Favorit

"Kalau jadi orang politik kita harus sangat dekat dengan masyarakat. Sangat mengerti kehendaknya masyarakat. Saya pikir Mas Gibran lebih muda lebih kuat daripada saya. Pasti kuat lah," ungkap Wali Kota Risma.

"Saya kira Mas gibran background-nya juga pengusaha. Jadi dia lebih mudah bagaimana meningkatkan kesejahtaraan warga. Tadi saya tunjukkan data-data riil perkembangan Surabaya," jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Gibran mengaku pertemuan itu hanya sekedar makan pecel dan tidak ada lobi-lobi. Namun juga diselingi kuliah kilat dari Wali Kota Surabaya.

"Ini tadi cuma makan siang saja sekaligus konsultasi dengan Bu Risma. Kebetulan tadi Bu Risma menjelaskan tentang bagaimana UMKM di Surabaya tumbuh, bagaimana didampingi masalah branding, packaging, pemasaraan. Itu aja. Makan pecel sekaligus kuliah pendek. Tapi saya menyerap banyak ilmu yang mungkin nanti bisa diterapkan di Solo," ucap Gibran.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.