Selasa, 09 Jun 2026 12:59 WIB

Cek Ketersediaan Masker di Gresik, Ini Imbauan Polisi dan Dinkes

Polisi mengecek stok masker di Gresik
Polisi mengecek stok masker di Gresik

jatimnow.com - Polres Gresik dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gresik melakukan pengecekan di beberapa toko dan apotek yang menjual masker, Selasa (3/3) petang.

Rombongan mendatangi Toko Medical yang terletak di Jalan Panglima Sudirman Gresik. Di toko ini stok masker merk sensi masih tersedia tapi harganya melonjak drastis. Harga per boks masker isi 50 lembar yang sebelumnya hanya Rp 30 ribu kini menjadi Rp 200 ribu per boks.

Baca Juga: Polisi Bongkar Jaringan Narkotika Madura-Gresik, Sita 200 Gram Sabu

"Kalau sebelum ada virus corona dalam sebulan penjualan kami paling banyak 2 karton. Namun sejak virus corona merebak penjualan kami mencapai 20 karton per bulan. Padahal per karton isinya 40 boks," kata Najib, penjual masker di Jalan Panglima Sudirman Gresik.

Rombongan terdiri dari Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo, Wakapolres Kompol Dhyno Indra Setyadi, Kasat Reskrim AKP Panji Pratistha Wijaya, Kasubbaghumas Polres Gresik AKP Hasyim serta Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kabupaten Gresik drg Saifudin Ghozali, bergeser ke salah satu apotek di Jalan RA Kartini Gresik.

Di apotek ini petugas tidak menemukan stok masker karena memang kehabisan. Menurut karyawan apotek habisnya stok dikarenakan permintaan masyarakat terhadap masker cukup tinggi.

Baca Juga: Polisi Ringkus 2 Maling Motor di Sidokumpul Gresik, Pelaku Sempat Ganti Warna Bodi

Kapolres Gresik, AKBP Kusworo Wibowo berpesan kepada masyarakat agar tidak panik dan tetap tenang karena tanggal 10 Maret akan ada suplier masker yang melakukan droping ke apotek-apotek yang tersebar di Kabupaten Gresik.

"Saya mengimbau agar masyarakat tidak melalukan penimbunan masker serta tetap menjualnya dengan harga yang wajar demi masyarakat yang membutuhkan," kata alumnus Akpol Tahun 2000 itu.

Baca Juga: Kampung SIBA KLASIK Gresik Terapkan Kurban Minim Sampah

Kadiskes Gresik, drg Saifudin Ghozali mengatakan meski hingga saat ini belum ditemukan kasus virus corona, namun pihaknya telah melakukan langkah antisipatif.

"Masker memang salah satu upaya agar tidak tertular virus corona. Namun, menjaga kesehatan dan pola hidup bersih jauh lebih penting," kata Ghozali.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.