Senin, 27 Jul 2026 18:22 WIB

Kemenpan RB Nilai Fasilitas Mal Pelayanan Publik Gresik Sangat Layak

Deputi Bidang Pelayanan Publik Kemenpan RB, Prof Diah Natalisa didampingi Bupati Gresik Sambari Halim Radianto
Deputi Bidang Pelayanan Publik Kemenpan RB, Prof Diah Natalisa didampingi Bupati Gresik Sambari Halim Radianto

jatimnow.com - Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Republik Indonesia Prof Diah Natalisa memuji fasilitas yang ada di Mal Pelayanan Publik (MPP) Gresik.

"Saya sudah sampaikan ke Bapak Menteri tentang MPP Gresik dan saya laporkan segala sesuatunya. Bapak Menteri menyetujui dan memerintahkan saya untuk datang ke sini," terang Diah kepada Bupati Gresik Sambari Halim Radianto didampingi forkopimda dan seluruh Kepala OPD Pemkab Gresik, Selasa (3/3/2020).

Baca Juga: Demam Piala Dunia 2026 Warnai MPLS di SMP Muhammadiyah 12 Gresik Kota Baru

Diah Natalisa berharap bahwa pihaknya dapat memberikan masukan kepada Bupati Gresik, tentang bagaimana MPP yang representatif.

"Saya melihat ada ruang laktasi, toilet untuk para disabilitas yang representatif. Penataannnya bagus juga, saya melihat semua stekholder sudah terwakili. Melihat keadaan semuanya yang sudah terintegrasi, saya yakin MPP Gresik bisa one stop service area. Sehingga mempermudah masyarakat dalam segala urusan," jelasnya.

Pernyataan Diah itu disampaikan saat melakukan kunjungan kerja dalam rangka Persiapan launching MPP Gresik.

Dalam kunjungannya itu Diah berkeliling di Hal Gedung MPP. Ia kemudian masuk ke setiap konter pelayanan dari berbagai institusi tersebut. Semuanya ia lihat, tak ada satupun terlewat.

Diah juga berinteraksi dengan seluruh petugas di masing-masing konter. Selain bertanya sejumlah hal, Diah memberikan masukan langsung kepada para petugas. Ia meminta disediakan alat tulis pada kotak saran.

Baca Juga: Staf PMD Gresik Jadi Tersangka Penipuan PPPK, Janjikan Lolos Lewat Jalur Dalam

"Saya akan memberikan masukan beberapa yang harus diperbaiki dan ditambahkan. Kalau dari fasilitas, saya kira MPP Gresik ini sudah sangat layak," ujarnya.

Diah Natalisa memuji kepemimpinan Bupati Gresik Sambari Halim Radianto dan Wakil Bupati Mohammad Qosim.

"Banyak inovasi yang sudah digagas oleh Pemkab Gresik. Beberapa di antaranya sudah kami sarankan kepada berbagai daerah yang lain di Indonesia. Misalnya inovasi Kartu keluargaku Data Ulang atau yang dikenal dengan Kakekku Datang milik Dispenduk Capil Gresik," papar Diah.

Dia berharap, masih ada lagi inovasi yang dibuat Pemkab Gresik. Menurutnya, inovasi sederhana saja yang dapat membantu memudahkan masyarakat.

Baca Juga: Gandeng Akademisi, PLN Edukasi Petani Gresik Gunakan Teknologi Sensor Pertanian

Sementara Bupati Gresik menyatakan bahwa pihaknya terus berusaha untuk memperbaiki pelayanan kepada masyarakat, di antaranya melalui MPP ini.

"Kalau dulu pintu perizinan ada di mana-mana. Sekarang perizinan hanya satu pintu. Saya sudah tekankan agar semua urusan perizinan bisa selesai dalam satu hari. Saya juga mewanti-wanti agar dalam segala urusan perzinan tidak melalui makelar atau perantara," tandas Sambari.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.