Selasa, 09 Jun 2026 08:24 WIB

Viral Video Nelayan Gunakan Bom Ikan di Banyuwangi

Tangkapan layar video nelayan menggunakan bom ikan di Banyuwangi
Tangkapan layar video nelayan menggunakan bom ikan di Banyuwangi

jatimnow.com - Sebuah video berdurasi 1.53 menit dan menunjukkan beberapa nelayan yang melakukan penangkapan ikan menggunakan bom ikan (bondet) diduga di Pulau Tabuhan Banyuwangi menjadi viral di media sosial (medsos) Facebook dan WhatsApp.

Video yang diunggah akun Facebook, Rumah Literasi Indonesia pada Minggu (23/2) pukul 22.03 Wib itu dikomentari 148 netizen. Disukai 161 akun lainnya, serta dibagikan sebanyak 315 kali hingga pukul 9.52 Wib, Senin (24/2/2020).

Baca Juga: Heboh Video Penampakan Hantu di Rel Kereta Api Ketapang Probolinggo, Ini Faktanya

"Beberapa menit setelah kami mendirikan tenda untuk bermalam di Pulau Tabuhan, tiba-tiba dikagetkan dentuman keras bom ikan yang jaraknya tak begitu jauh dengan area camp para relawan," tulis akun tersebut.

Bahkan pada postingan itu menyebut, jika beberapa nelayan melakukan pengeboman sebanyak 3 kali.

"Sebanyak 3x ledakan keras tersebut membuat kita semua terheran. Kenapa di kawasan konservasi masih ada oknum nelayan yang berani menggunakan bom untuk menangkap ikan," tambahnya.

"Disaat Banyuwangi sudah dikenal maju dari sektor pariwisatanya, seharusnya sejalan dengan tumbuhnya kesadaran warga untuk bisa terlibat menjaga lingkungannya. Apalagi, jika Pulau Tabuhan ini akan disewakan kepada pihak asing, tentu perlu pekerjaan panjang agar warga bisa terlibat dan memberi contoh sebagai tuan rumah yang baik," lanjutnya.

"Untuk itu, kami perlu mengabarkan kepada semua pihak khususnya pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Perlu upaya yang strategis dan signifikan agar metode menangkap ikan dengan bom bisa dihentikan. Kuncinya, pemerintah dan masyarakat bisa bersinergi dan bergerak barengan agar hal semacam ini tidak terjadi lagi di kemudian hari," tulis akun tersebut.

Baca Juga: Warning BMKG, Gelombang 4 Meter Ancam Perairan Selatan Jatim 2-5 Juni 2026

Di akhir postingan akun Rumah Literasi Indonesia juga memampangkan beberapa tanda pagar atau hastag diantaranya, #stopbomikan, #selamatkanterumbukarang, #savecoral, #savepulautabuhan.

Selain itu, akun Facebook tersebut juga menyampaikan materi video tersebut kepada WALHI Jawa Timur dan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.

"cc : WALHI Jawa Timur Kementerian Kelautan dan Perikanan RI".

Beberapa netizen yang menanggapi postingan tersebut pun berkomentar macam-macam terkait metode pencarian ikan dengan menggunakan bom seperti itu.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

"Masih banyak kok yg menggunakan bom dan potas untuk cari ikan..ya mereka aman2 aja polisi air gak pernah patroli terus digaji untuk apa??liat aja betapa berani nya menggunakan bom di tempat seramai itu brarti mereka sudah biasa..percuma lapor polisi cuma sesaat doank mereka kelihatan peduli padahal tidak..jaman sekarang yang harus bertindak adalah masyarakat tidak bisa mengandalkan aparat," tulis Ben.

"Diselidiki dulu nelayan yg ngebomm sapa tau dri pihak luar Banyuwangi," tulis akun lainnya Frina Nilawati.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.