Jumat, 12 Jun 2026 12:04 WIB

Penanganan 'Banjir' oleh Pemkot Surabaya Dipertanyakan

Banjir di Wonocolo III, Surabaya pada Jumat (31/1/2020) malam
Banjir di Wonocolo III, Surabaya pada Jumat (31/1/2020) malam

jatimnow.com - Penanganan banjir yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dipertanyakan DPRD Surabaya. Sebab, anggaran untuk penanganan banjir setiap tahunnya meningkat, tetapi banjir masih saja terjadi setiap musim penghujan datang.

"Anggaran selama ini tiap tahun ditingkatkan. Tapi banjirnya juga terus meningkat," ujar anggota Komisi A DPRD Surabaya M Machmud, Jumat (31/1/2020) malam.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Terbaru, hujan deras yang mengguyur Kota Surabaya sejak sore hingga malam, Jumat (31/1/2020), membuat sejumlah wilayah hingga jalan protokol terendam banjir. Akibatnya, kemacetan terjadi di mana-mana.

Banjir bahkan tercatat terjadi di beberapa titik di pusat kota, termasuk kawasan Jalan Ahmad Yani dan Ketintang. Padahal kawasan tersebut selama ini sudah dibangun gorong-gorong cukup besar.

Baca juga: 

Machmud mempersoalkan penanganan banjir oleh Pemkot Surabaya, setelah dirinya menerima banyak keluhan dari warga.

Kemacetan terjadi di Flyover Wonokromo maupun jalan di bawahnya pada Jumat (31/1/2020) malamKemacetan terjadi di Flyover Wonokromo maupun jalan di bawahnya pada Jumat (31/1/2020) malam

"Ponsel saya bunyi terus. Warga kirim foto dan video melaporkan banjir parah di dearahnya. Kasihan," tuturnya.

Baca Juga: Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Dia menilai pemkot tidak seperti yang digambarkan beberapa akun-akun di media sosial (medsos) selama ini.

"Kalau di medsos kan sering digambarkan responsif. Faktanya tadi seperti itu. Sebenarnya kalau responsif ketika hujan sudah langsung melakukan antisipasinya," ujar politisi asal daerah pemilihan Surabaya V itu.

Mantan Ketua DPRD Kota Surabaya ini juga menyebut, apa yang dilakukan pemkot terkesan hanya memindahkan titik banjir.

"Sekarang anggarannya diajukan untuk titik ini. Eh nanti banjirnya parah di titik yang lain," bebernya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Politisi Partai Demokrat ini menyebut bahwa ada yang salah dari Pemkot Surabaya. Menurutnya, hal tersebut menujukkan perencanaan yang tidak benar.

"Gak pinter itu orang-orang di bagian perencanaan kota," ujar mantan jurnalis ini.

Ia berharap, kinerja Pemkot Surabaya benar-benar didasarkan pada perencanaan yang matang. Bukan sekadar pada pencitraan ke publik.

"Sebab kalau sudah banjir seperti ini, kelihatan yang sesungguhnya. Kinerjanya benar atau pencitraan saja. Kasihan warga," tutupnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.