Selasa, 09 Jun 2026 17:47 WIB

Polisi Gagalkan Peredaran Sabu 288 Kilogram

Ilustrasi
Ilustrasi

jatimnow.com - Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu seberat 288 kilogram di Perumahan Cluster Symphonia Serpong, Tangerang Selatan.

Tiga pelaku yang merupakan kurir dalam kasus ini berinisial GUN, AM, serta IA meninggal setelah ditembak petugas.

Baca Juga: Polisi Bongkar Jaringan Narkotika Madura-Gresik, Sita 200 Gram Sabu

"Pengungkapan kasus narkotika jenis sabu sebesar 288 kilogram ya, ini hampir 300 kilogram, jadi kalau bisa dirupiahkan harga sabu per gram Rp 3 juta, kalau dirupiahkan Rp 864 Miliar, suatu nilai uang sangat besar tentunya," kata Kapolda Metro Jaya, Irjen Nana Sudjana di lokasi, Kamis (30/1).

Nana mengatakan, pengungkapan tersebut berawal dari adanya informasi masyarakat yang menyebut bahwa pada pukul 05.00 WIB akan ada satu unit mobil boks berwarna silver yang diduga akan membawa sabu.

Mobil dengan nomor pelat B 9004 PHX itu rencananya akan melintasi Jalan Tol Merak menuju Jakarta. Diduga sabu tersebut rencananya akan diedarkan di wilayah Jakarta.

Dari informasi itulah, polisi pun melakukan penyisiran di KM 23 Jalan Tol Jakarta Merak, di sekitar Lippo Karawaci.

Sekitar pukul 14.00 WIB, polisi mendapati mobil dengan ciri-ciri yang telah disebutkan sebelumnya, melintas dengan kecepatan tinggi.

Baca Juga: Dalam Tiga Bulan, Polres Lamongan Ciduk 40 Pengedar Narkotika

Nana menuturkan, pihaknya berupaya mengejar dan meminta pelaku untuk menghentikan laju mobil tersebut. Namun, para pelaku justru semakin meningkatkan laju kendaraannya.

"Di KM 23 ini kemudian dipepet dan sempat senggolan dengan kendaraan anggota (polisi), kemudian mereka sampai ke TKP," ungkap Nana.

Mobil boks itu, sambung Nana, berhasil dihentikan usai polisi melakukan tembakan peringatan. Namun, ketiga pelaku malah berusaha melakukan perlawanan dengan cara menembak anggota kepolisian. Meski demikian, tembakan itu tidak berhasil mengenai polisi.

Oleh karena itu, polisi akhirnya melumpuhkan para pelaku dengan tembakan. Ketiga pelaku sempat dilarikan ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Baca Juga: Sehari Usai Bosnya Diciduk, Anak Buah Bandar Sabu Lamongan Ikut Ditangkap

"Tapi di tengah perjalanan (para pelaku) meninggal," tutur Nana.

Nana menjelaskan, saat polisi membongkar muatan yang ada di dalam mobil boks itu, ditemukan barang bukti sabu seberat 288 kilogram.

Barang haram itu dikemas dalam kotak Tupperware dan dimasukan ke karung putih. Selain itu, polisi juga menyita satu pucuk senjata api milik pelaku.

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.