Rabu, 10 Jun 2026 14:19 WIB

Ini Dua Tersangka Peretas UNBK SMP di Surabaya

  • Penulis :
  • | Senin, 30 Apr 2018 18:46 WIB
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan saat jumpa pers ungkap kasus UNBK di Mapolrestabes.
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan saat jumpa pers ungkap kasus UNBK di Mapolrestabes.

jatimnow.com - Setelah memeriksa sejumlah saksi dan mempelajari barang bukti yang disita. Polrestabes Surabaya akhirnya menetapkan dua tersangka kasus peretasan UNBK SMP di Surabaya, Senin (30/4/2018).

Dua tersangka adalah staff tata usaha dan petugas IT komputer di sekolah tersebut. Keduanya langsung ditahan.

Baca Juga: Dua Bulan Operasi, 192 Bandit Jalanan Surabaya Dikerangkeng

Dua orang itu adalah Im (38), honorer bidang IT dan TH (45), Staff TU (tata usaha) SMP tersebut. Keduanya ditangkap di SMP tempat mereka bekerja dan ditetapkan tersangka oleh penyidik Unit Tipidek (Tindak Pidana Ekonomi) Satreskrim Polrestabes Surabaya.

"Dua orang (IM dan TH) ini sudah kami tetapkan menjadi tersangka dua hari lalu. Kami jerat keduanya dengan UU ITE," sebut Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan, Selasa (30/4/2018) petang.

Baca juga: UNBK SMP di Surabaya Diretas, Wali Kota Risma Lapor Kapolres

Dari hasil pemeriksaan, IM bertugas memotret soal UNBK dari komputernya yang tersambung dengan komputer UNBK. Komputer IM tersambung dengan kabel LAN ke komputer UNBK. Setelah memotret soal UNBK dengan ponselnya, IM kemudian membagikan soal dan jawaban itu ke sejumlah siswa melalui WA (whatsapps).

"Nah tersangka TH ini, yang membocorkan IP (identitas personal) komputer UNBK siswa kepada IM," beber Rudi.

Baca Juga: Sindikat Mobil Bodong dan STNK Palsu Jaringan Pasuruan-Surabaya Dibongkar

Baca juga: Ini Alat Bukti Peretasan UNBK SMP di Surabaya yang Diteliti Polisi

Bersama dua tersangka, diamankan juga sejumlah barang bukti. Antara lain 1 unit mini CPU, 3 handphone, 1 monitor beserta kabel VGA serta 2 buah roll kabel LAN.

Rudi menjelaskan, pengungkapan kasus ini belum tuntas. Sebab ada beberapa orang diatas IM dan TH yang diduga kuat mengakomodir kebocoran soal UNBK tersebut.

"Kami masih terus kembangkan dan memburu para pelaku lain," tegasnya.

Baca Juga: Dewan Kesenian Surabaya Laporkan Dugaan Hilangnya Aset Budaya ke Polisi

Baca juga: Selidiki Peretasan UNBK SMP di Surabaya, Polisi Periksa 4 Saksi

Kecurangan UNBK di salah satu sekolah SMP di Surabaya ini pertama kali diketahui oleh Dinas Pendidikan. Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya M Iksan melaporkan dugaan kecurangan ini kepada Walikota dan diteruskan laporan ke polisi.

Reporter: Narendra Bakrie
Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.